JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Hari Batik Nasional, ASN dan Warga Solo Diimbau Kenakan Batik 5 Hari

Memperingati Hari Batik Nasional 2019, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membatik bersama 500 pembatik di Istana Mangkunegaran, Rabu (2/10/2019). Triawati PP
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemkot Solo mengeluarkan Surat Edaran (SE) diberlakukan bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk mengenakan baju batik selama lima hari. Hal itu dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional tanggal 2 Oktober.

Dalam SE Nomor 003.1/2157 tentang Peringatan Hari Batik Nasional tersebut, disebutkan ASN dihimbau mengenakan batik mulai Senin (28/9/2020) hingga Jumat (2/10/2020). Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan, meskipun SE tersebut berlaku untuk ASN, namun dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan hal sama.

Baca Juga :  VIDEO : Bukannya Mendapat Hidayah Selepas Salat Dhuha Joni Tergoda Kotak Amal Di Masjid Nurul Falah Pasar Legi Solo

“Mengimbau kepada seluruh pimpinan dan staf instansi pemerintah maupun swasta serta seluruh warga Kota Solo untuk mengenakan baju batik selama lima hari dalam memperingati Hari Batik Nasional. Batik adalah warisan budaya dan leluhur bangsa yang memiliki filosofi luar biasa dan diakui UNESCO. Bagi pengrajin membuat batik sangat sulit dan kesabaran dan kreativitas seni,” urainya, Selasa (29/9/2020).

Diakui Rudy, hari pertama penerapan SE tersebut masih ada ASN yang belum mengenakan batik karena dirinya menandatangani SE tersebut Senin (28/9/2020).

Baca Juga :  Meroket, Dalam Sehari Bertambah 32 Kasus, Didominasi Hasil Tracking Klaster Keluarga, Total Positif Covid-19 di Solo Jadi 864

“Maklum kalau masih ada yang salah kostum. Kalau hari kedua ini sudah mulai mengenakan batik semua,” tukasnya.

Selain memakai batik bagi ASN selama lima hari, Pemkot Solo dalam memperingati Hari Batik Nasional juga mengadakan event pergelaran busana Solo Batik Fashion (SBF) secara virtual pada tanggal 2-3 Oktober 2020 di The Sunan Hotel Solo. Event tahunan tersebut akan melibatkan 25 desainer dari sejumlah daerah dengan menampilkan 200-an koleksi busana batik khas Indonesia. Prihatsari