JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah Tukang Loper Roti di Doyong Miri. Hanya Dalam 3 Jam, Rumah dan 2 Sepeda Motor serta Harta Benda Hangus Tak Tersisa, Pemilik Terpaksa Ngungsi

Ilustrasi kebakaran rumah. Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebakaran hebat melanda Desa Doyong, Kecamatan Miri, Sragen, Senin (21/9/2020) malam.

Sebuah rumah milik Supri Marwanto (33) warga Dukuh Baran RT 13, Desa Doyong, Miri, ludes dilapap si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu namun kerugian ditaksir puluhan juta.

Hingga kini pemicu kebakaran masih misterius. Saat kejadian, beruntung korban sedang keluar sehingga lolos dari musibah.

Data yang dihimpun, kebakaran diketahui oleh warga sekitar pukul 19.00 WIB. Api kali pertama muncul dari arah kamar pria yang berprofesi tukang loper roti itu.

Baca Juga :  (Bag 4) Kisah Haru Perjuangan Ervan,  Bocah Asal Sragen 11 Tahun Hilang di Jakarta Akhirnya Bisa Bertemu Keluarganya. Lepas dari Sindikat Pengamen Berkat Razia Satpol PP, Sempat Punya 4 Nama Hingga 4 Kali Ganti Orangtua Asuh

Api dengan cepat kemudian melahap bangunan rumah dan benda yang ada di dalamnya.

“Kebetulan korban sedang tidak ada di rumah. Kalau dari keterangannya dia tidak meninggalkan rokok yang nyala atau mbakar obat nyamuk. Tapi dugaannya antara dua itu. Karena api munculnya dari kamar,” papar Kapolsek Miri, AKP Suyono, Selasa (22/9/2020).

Kondisi bangunan yang terbuat dari kayu dan barang di dalam rumah yang sebagian mudah terbakar, membuat kobaran api makin menjadi.

Api baru bisa dipadamkan tiga jam kemudian setelah tiga mobil pemadam dikerahkan menjinakkan api. Api padam sekitar pukul 22.00 WIB dengan kondisi rumah sudah ludes.

Baca Juga :  Hilang 3 Hari, Tukang Pijat asal Cemeng Sragen Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Kuburan. Diduga Pemicunya Karena Ini!

Wakil Ketua PMI Sragen, Soewarno mengatakan setelah menerima laporan, timnya langsung diterjbkan melakukan assemsent dan backup medis.

Dari pendataan, kerusakan di antaranya rumah hunian ukuran 8×12 meter rusak berat, 2 Unit Sepeda motor, 1 Unit Kompresor, Perabot rumah tangga dan surat – surat berharga.

Kerugian ditaksir hampir Rp 75 juta. Untuk sementara, penghuni mengungsi di rumah saudaranya, Sutarjo di dukuh yang sama. Wardoyo