JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Muncul Penyebaran Covid-19 Klaster Hajatan dan Klaster Tawangmangu, RSUD Karanganyar Ancang-ancang Jika Terjadi Ledakan Kasus Baru. Langsung Tambah 46 Kamar Untuk Pasien Covid-19!

Cucuk Heru Kusumo. Foto/Beni
Cucuk Heru Kusumo. Foto/Beni

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karanganyar mengintensifkan antisipasi penambahan kamar untuk pasien Covid-19 jika secara tiba-tiba terjadi ledakan pasien baru.

Pasalnya indikasi munculnya dadakan klaster baru Covid-19 di Karanganyar sering terjadi dengan skala relatif besar.

Direktur RSUD Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo mengatakan dilihat dari trennya perkembangan Covid-19 di Karanganyar kurun waktu sebulan ini terjadi dinamisasi naik turun.

Namun yang dikhawatirkan jika muncul klaster baru penyebaran Covid-19 seperti di klaster hajatan di Kebakkramat dan klaster Tawangmangu.

Dengan munculnya klaster baru maka potensi peningkatan jumlah pasien cukup signifikan.

“Sebagai antisipasi seiring grafik Covid-19 di Karanganyar maka RSUD sudah pasang kuda-kuda jika sampai kamarnya tidak mencukupi,” ujarnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (12/9/2020).

Baca Juga :  Hasil Test Swab Ketiga Negatif Covid, Ketua RT Buran Nadar Gelar Bancakan Sebagai Rasa Syukur

Cucuk menjelaskan saat ini di RSUD Karanganyar sudah tersedia kamar khusus untuk pasien Covid- 19. Jumlah 46 kamar tersebut merupakan dua kali perluasan dari sebelumnya hanya tersedia 23 kamar lalu ditingkatkan lagi menjadi 46 kamar.

Adapun perluasan menjadi 46 kamar itu dilakukan dengan cara menggeser ruang untuk fasilitas lain dirubah untuk dijadikan kamar baru.

Diharapkan 46 kamar untuk pasien Covid-19 itu sudah memadai menampung pasiean yang saat ini jumlah pasien dibawah angka 46 orang secara update.

Meski begitu lanjut Cucuk jika mengganasnya Covid boleh disebut sebagai tahap kedua ini tidak bisa terdetektsi. Bahkan saat terjadi klaster baru jumlah pasiennya lumayan banyak.

Untuk itu pihaknya siap mengeser ruang fasilitas lain disett menjadi kamar untuk pasien Covid-19.

Baca Juga :  Meledak Lagi, Tambah 12 Warga Positif Hari Ini, Kasus Covid-19 Sragen Melonjak Jadi 485. Dua Warga Suspek Kembali Meninggal, Total Sudah 68 Warga Meninggal Terkait Covid-19

“Kalau memang harus dilakukan penambahan kamar untuk pasien Covid pada sesi dua ini kami siap melakukannya agar semua pasien tertampung,” ungkapnya.

Menurut Cucuk pada prinsipnya RSUD sebagai hilir dari mata rantai Covid-19 maka pihaknya up date menyesuaikan perkembangan yang terjadi.

Dan sumber utama tergantung masyarakat yakni ketika masyarakat patuh protokol kesehatan dan selalu waspada maka kecil kemungkinan terjadi ledakan pasien Covid.

Namun jika masyarakat lengah maka potensi penambahan pasien tak terkendikan.

“Ini posisi RSUD tergantung sikon di masyarakat” tuturnya.

Sementara untuk tenaga kesehatan di RSUD diyakini mampu dan siaga jika terjadi ledakan pasien baru Covid sessi kedua ini. Begitu juga peralatan medis juga memadai. Beni Indra