JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pemkot Bekasi Beri Rp 1 Juta Per RW Untuk Tangani Covid-19

Ilustrasi virus corona. Pixabay
madu borneo
madu borneo
madu borneo

BEKASI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Perhatian pemerintah Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian serius terhadap kasus merebaknya Covid-19 ini.

Salah satu buktinya, pemerintah setempat mengalokasikan anggaran Rp 1 juta untuk setiap Rukun Warga (RW) dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) perubahan tahun 2020.

Anggaran tersebut digunakan untuk penanganan Covid-19 di lingkungan setempat.

“Itu stimulus sampai tiga bulan ke depan,” kata Walikota Bekasi, Rahmat Effendi di Bekasi, Minggu (20/9/2020).

Stimulus diberikan untuk RW Siaga sampai Desember 2020. Jumlah RW di Kota Bekasi lebih dari 1300. Pemerintah juga sedang mempertimbangkan memberikannya lagi tahun depan dengan menggunakan anggaran daerah, jika pandemi masih terus terjadi.

Baca Juga :  Kabar Rencana Kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia, FPI: Aneh, Dubes Mempersulit WNI yang Mau Pulang ke Negara Sendiri

“Sifatnya taktis saja ini,” kata Rahmat.

RW siaga merupakan implementasi dari penerapan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) untuk menanggulangi bencana Covid 19 di Kota Bekasi. Langkah ini dinilai efektif untuk mencegah penularan virus corona di wilayah itu.

Hasilnya, status wilayah merah yang ditetapkan Satuan Tugas Covid-19 nasional di Kota Bekasi menurun. Sebelumnya, status Kota Bekasi berada di zona merah sejak awal akhir Agustus lalu. Namun, sekarang berubah menjadi zona oranye.

Baca Juga :  Moeldoko Sebut Jokowi Segera Teken UU Cipta Kerja, KSPI Masih Mau Demo Besar-besaran

Dilansir dari situs pikobarjabarprov.go.id, kasus Covid-19 kumulatif di Kota Bekasi sudah mencapai 3009 per 19 September kemarin.

Anggota Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Adhika Dirgantara mengatakan, legislatif menyetujui besaran stimulus untuk penanganan Covid-19 di setiap RW sebesar Rp 1 juta per bulan selama tiga bulan ke depan.

“Untuk operasonal RW,” ujarnya.

www.tempo.co