JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Perhatian, Warga Karanganyar Diminta Tak Pergi ke Jakarta Dulu. Semua Lurah dan Camat Diimbau Ingatkan Warganya!

Ilustrasi mudik Lebaran / tempo.co
Ilustrasi mudik Lebaran / tempo.co

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Menyusul lonjakan tajam jumlah pasien terkena covid-19, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengingatkan masyarakat untuk tidak bepergian ke Jakarta terlebih dahulu.

Sebaliknya, mereka yang dari Jakarta diharapkan untuk karantina terlebih dahulu jika sampai di rumah Karanganyar.

“Saya minta camat dan lurah, menghimbau warganya untuk tidak pergi ke Jakarta terlebih dahulu. Daerah Soloraya semua tinggi, kecuali Kabupaten Karanganyar. Tetap gunakan masker,” papar Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara bulan dana PMI di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis  (10/09/2020).

Baca Juga :  COVID-19 Sukoharjo, Terkini Pasien Meninggal Tambah 4 Menjadi 28 Orang, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif Bertambah 12 di Angka 578

Dia menambahkan Kabupaten Sragen jumlah angka terkena covid -19 mencapai 46 untuk tenaga kesehatan. Pihaknya mengajak masyarakat luas untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, teruslah menjaga imun agar tetap sehat dan kuat. Mudahan-mudahan vaksin merah putih atau vaksin lainnya dapat segera membantu menangani virus covid 19.

“Kalau ditekan betul-betul ekonomi yang bakal hancur. Saya hanya mengingatkan untuk tidak sembrono dan tetap memakai masker,” ujarnya.

Sementara Ketua PMI Karanganyar, Timotius Suryadi mengatakan saat ini kondisi PMI sangat berat jika tidak mengadakan bulan dana PMI.

Baca Juga :  Makin Mengganas, Jumlah Warga Karanganyar Meninggal Terkait Covid-19 Meroket Jadi 75 Orang. Jumlah Kasus Positif Dekati Angka 400, Suspek 1.842

Operasional PMI bisa sangat terganggu dan koleps. Kegiatan PMI saat ini yakni mengadakan sosialisasi dan kegiatan edukasi dan pembagian masker, sabun dan alat-alat pendukung lainnya. Kemudian juga melakukan penyemprotan di Pasar-pasar dan terminal terminal.

“Berkoordinasi dengan BPBD untuk pemakaman dan pemulasaran jenazah covid 19. Kami juga menyediakan bandwith di kantor PMI untuk pelayanan kegiatan masyarakat termasuk anak-anak,” tambahnya. Wardoyo