JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Rekomendasi PKS Tak Kunjung Turun, DPD Gerindra Ultimatum Sukiman-Iriyanto Sampai Besok Malam Pukul 00.00 WIB. Kalau Sampai Tak Dapat, Ini Yang Akan Dilakukan Gerindra!

Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro saat memberikan pengarahan. Foto/Wardoyo
Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro saat memberikan pengarahan. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Provinsi Jawa Tengah mengultimatum pasangan Sukiman-Iriyanto untuk segera meyakinkan partai keadilan sejahtera (PKS) agar menerbitkan rekomendasi untuk mereka.

Jika sampai batas hari terakhir pendaftaran, Minggu (6/9/2020) pukul 00.00 WIB, belum ada rekomendasi, Gerindra pun mengancam akan mengambil sikap dan mengembalikan keputusan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Penegasan itu disampaikan Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (5/9/2020). Ia mengatakan saat ini, bola ada di tangan pasangan Sukiman-Irianto.

Pihaknya berharap sebelum batas akhir pendaftaran paslon ke KPU ditutup Minggu (5/9/2020) tengah malam pukul 00.00 WIB, pasangan itu sudah mengantongi rekomendasi dari PKS.

“Kami beri tenggat waktu sampai batas akhir pendaftaran ditutup tanggal 6 jam 00.00 WIB, harus bisa mengantongi rekomendasi dari PKS. Karena rekomendasi itu akan digunakan untuk bisa mendaftar ke KPU,” paparnya.

Baca Juga :  Awas, Ini 10 Potensi Kerawanan di Pilkada Sragen Yang Wajib Diwaspadai. Salah Satunya Kampanye Ajakan Golput, Polres Siagakan 785 Personel Amankan Saat Coblosan

Sriyanto menjelaskan hingga H-1 hari ini, Sabtu (5/9/2020), pihaknya belum mendapat kabar perihal rekomendasi dari PKS.

Karenanya, modal rekomendasi yang diberikan oleh Gerindra, harusnya bisa digunakan oleh pasangan Sukiman-Irianto untuk meyakinkan PKS agar segera menerbitkan rekomendasi pula.

“Kalau sampai jam 00.00 WIB tidak bisa, tentunya kami dari DPD akan mengembalikan keputusan dan kebijakan ke DPP” terangnya.

Lebih lanjut, anggota DPRD Provinsi Jateng dari Dapil VI itu menyampaikan perihal sikap politik setelah penutupan selesai jika sampai tak ada rekomendasi dari PKS, nantinya DPD akan menunggu arahan dari DPP.

Apakah akan abstain atau mendukung calon yang sudah ada atau ada opsi lain yang akan diambil.

Baca Juga :  Kapolres Sragen Ungkap Sejumlah Siswi SMP Korban Predator asal Mondokan, Sempat Menangis Saat Dipaksa Layani Hubungan Intim di Kuburan. Satu Siswi asal Tanon Bahkan Sempat Dicekik

“Kalau lebih dari batas waktu pendaftaran tidak dapat, tentunya kami juga akan laporan DPP. Harapan kami tentu dapat mitra koalisi,” jelasnya.

Rekomendasi PKS menjadi krusial lantaran memiliki enam kursi. Tambahan enam kursi itu akan menambah modal lima kursi Gerindra sehingga bisa cukup untuk mengusung paslon ke KPU.

“Sekali lagi, ini bola ada di Pak Sukiman. Nasib kita bisa mengusung atau tidak tergantung PKS,” tukasnya.

Ihwal komunikasi antar parpol, Sriyanto menegaskan sampai detik ini, pihaknya tetap masih berkomunikasi dengan PKS.
Namun menurutnya, komunikasi parpol pun akan sangat terbatas dan yang lebih utama adalah dari paslon sendiri.

Terpisah, baik Sukiman maupun Ketua PKS Sragen, Idris Burhanudin belum bisa dimintai komentar. Dihubungi berkali via HP tidak diangkat meskipun menunjukkan nada aktif. Wardoyo