JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Segini Target Kemenangan Paslon Joko Sutopo-Setyo Sukarno Alias Josss Dalam Pilkada Wonogiri 2020

Joko Sutopo-Setyo Sukarno. JSNews. Aris Arianto
Joko Sutopo-Setyo Sukarno. JSNews. Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pasangan Joko Sutopo-Setyo Sukarno alias Josss menargetkan kemenangan dalam perhelatan Pilkada atau Pilbup Wonogiri 2020.

Setyo Sukarno yang juga cawabup yang diusung Koalisi Wonogiri Sukses (KWB) menyebutkan target yang realistis. Pihaknya optimis bisa meraih target yang ditetapkan.

“Insyaallah bisa 70 (persen),” kata dia dalam sesi konferensi pers usai deklarasi KWB dan paslon Josss di pendopo rumah makan masakan Jawa Saraswati, Kamis (3/9/2020).

Optimisme meraih target bisa dilihat dari solidnya parpol tergabung salam KWB. Di samping itu modal awal berupa kursi di parlemen cukup menggembirakan. Untuk diketahui PDIP memiliki 28 kursi, Golkar delapan dan PAN empat kursi. Melampaui banyak dari syarat minimal pendaftaran paslon bupati wakil bupati di Wonogiri di angka 10 kursi.

Baca Juga :  Sedulur Warga PSHT Wonogiri, Ini Lho Perintah Ketua PSHT Cabang Wonogiri Joko Prihanto. Diantaranya Tidak Bergerak ke Solo Tetap di Rumah, Patuh Protokol Kesehatan Termasuk Hindari Kerumunan Massa

“Kami yakin bisa meraih target itu. Teman-teman parpol saya sakin sangat solid,” beber dia.

Sebagaimana diwartakan, PDIP bersama Golkar, PAN, PPP, dan PSI membentuk koalisi dalam Pilkada atau Pilbup Wonogiri 2020. Koalisi yang diberi nama Koalisi Wonogiri Sukses (KWB) itu mengusung pasangan Joko Sutopo-Setyo Sukarno alias Josss sebagai cabup cawabup.

Deklarasi KWB digelar di pendopo Rumah Makan Masakan Jawa Saraswati Wonogiri, Kamis (3/9/2020). Selain pembacaan deklarasi, acara itu ditandai penandatanganan antara ketua masing-masing parpol anggota koalisi.

Baca Juga :  Safari KB di Puskesmas Wuryantoro Wonogiri Jaring 21 Orang Akseptor, Ternyata Tak Hanya Soal Pemasangan Alat Kontrasepsi

Joko Sutopo mengatakan, pasangannya mengendepankan politik yang bisa mengedukasi masyarakat. Politik yang jauh dari kata transaksional apalagi politik uang.

“Masyarakat sudah sadar dan paham bahwa sekarang ini bukan lagi zamannya politik transaksional. Politik harus mengedukasi memberikan pembelajaran yang baik kepada masyarakat. Koalisi yang kita bangun adalah koalisi tanpa syarat melainkan berangkat dari kesadaran bersama untuk memajukan Wonogiri,” beber dia.

Paslon Josss ini rencananya mendaftar di KPU pada Jumat, 4 September 2020 atau di hari pertama pembukaan pendaftaran paslon bupati wakil bupati. Rombongan dipastikan menaati protokol kesehatan yang berlaku. Tidak akan ada pengerahan massa dan sejenisnya. Aria