JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Magelang

Seratusan Santri Terpapar Covid-19, Dua Pesantren di Banyumas Lockdown

Ilustrasi positif corona. Pixabay

PURWOKERTO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sebanyak 127 santri di sebuah pondok pesantren di Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas dinyatakan positif Covid-19. Kelanjutan dari periswita tersebut pesantren tersebut terpaksa di-lockdown.

Meski para santri itu sudah dievakuasi dan jalani isolasi di Baturraden, tim gugus tugas menutup sementara ponpes selama 14 hari. Tujuannya supaya tidak ada orang keluar masuk area ponpes tersebut.

Kebijakan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Banyumas Sadiyanto yang masih melakukan proses screening kesehatan kepada santri lain. Dari 127 santri yang positif, 82 di antaranya merupakan warga luar daerah. Santri yang ber-KTP Banyumas hanya 45 santri.

Baca Juga :  Pemudik di Purbalingga akan Dipasangi Gelang

“Bukan hanya di Karangsuci, Purwanegara, penutupan sementara juga diberlakukan di sebuah ponpes di Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang,” jelas Sadiyanto kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (25/9/2020).

Perkembangan terbaru dari hasil tes swab di ponpes yang ada di Sumbang tersebut, terdapat 11 santri yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dari 11 santri, yang ber-KTP Banyumas ada tiga orang.

Baca Juga :  Libur Panjang, Pencegahan Klaster Covid-19 Baru Jadi Perhatian Pemkab Magelang

Mereka sudah dirujuk ke rumah sakit. Ponpes tersebut juga di-lockdown, diawasi gugus tugas kecamatan, desa dan pesantren.

Diberitakan sebelumnya ada 127 santri di salah satu ponpes di Karangsuci, Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara positif Covid-19.

Dari 292 santri yang sudah di-swab, sudah keluar hasilnya sebanyak 203. Sebanyak 127 di antaranya positif Covid-19. Kemudian 76 santri lain hasilnya negatif.

www.tribunnews.com