JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Tambah 1 Warga Meninggal, Total Kematian Covid-19 Karanganyar Total 65. Kasus Positif Covid-19 Tembus Angka 362

Peta situasi sebaran covid-19 di Karanganyar. Foto/Wardoyo
Peta situasi sebaran covid-19 di Karanganyar. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga Selasa (15/9/2020) siang ini, jumlah kasus positif covid-19 di Bumi Intanpari sudah mencapai angka 362 kasus.

Tidak hanya itu, jumlah kasus kematian juga sudah mengkhawatirkan. Hingga hari ini, tambah satu lagi warga dengan status suspek dilaporkan meninggal dunia.

Sehingga jumlah kematian kasus covid-19 di Karanganyar tercatat sudah mencapai angka 65 orang.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Baca Juga :  Terus Naik Lur, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Kini Mencapai 620, Pasien Meninggal Sudah 31 Orang

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Selasa (15/9/2020) siang ini, jumlah kasus positif covid-19 total mencapai angka 362.

Dari jumlah itu, 45 orang masih dirawat, 302 sembuh dan 15 meninggal dunia.
Kemudian untuk kategori suspek covid-19 mencapai angka 1.774 pasien.

Dari jumlah itu, 1.683 orang dinyatakan selesai pantauan, 46 orang masih dirawat dan 45 orang meninggal dunia.

Di sisi lain, jumlah warga yang meninggal dunia total terkait covid-19 hingga hari ini tercatat sudah mencapai 65 orang.

Rinciannya 15 warga meninggal dengan status positif covid-19, 45 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan lima warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  Motor Tertangkap Razia, Sejumlah Pemuda dan Remaja di Karanganyar Hancurkan Knalpot Brongnya di Hadapan Polisi Pakai Palu!

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seoalah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo