JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Terkuak, Masa Lalu Pelaku Mutilasi Kalibata City: Lulusan FMIPA UI yang Lumayan Pintar hingga Sempat Viral karena Jadi Pelakor

Tersangka DAF dan LAS, pelaku pembunuhan dan mutilasi korban RHW yang jasadnya ditemukan di apartemen Kalibata City, dihadirkan dalam rilis perkara pada Kamis (17/9/2020). Foto: TEMPO/Wintang Warastri
madu borneo
madu borneo
madu borneo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Kasus penemuan mayat termutilasi di Kalibata City kini tengah menjadi perhatian netizen. Tak hanya polisi, publik pengguna media sosial juga sedang gencar mengulik informasi terkait pelaku.

Salah satu yang terungkap yakni salah seorang pelaku mutilasi yang ternyata dikenal cukup pintar dan merupakan lulusan kampus negeri ternama di Jakarta.

Dari dua pelaku yang telah diamankan pihak kepolisian, salah satunya bernama Laeli Atik Supriyatin alias LAS, yang berusia 27 tahun. Tersangka LAS diketahui adalah lulusan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) di Universitas Indonesia. Dia adalah angkatan 2012.

Selama masa kuliah, Laeli dikenal sebagai sosok mahasiswi yang cukup pintar. “Dia baik-baik aja waktu berkuliah. Logic dan kritis banget, juga lumayan pinter,” ujar Ridwan, salah seorang temannya di kampus saat dihubungi Tempo, Jumat (18/9/2020).

Selain itu, Laeli juga dikenal aktif berorganisasi. Pada tahun 2014, dia terpilih menjadi Project Officer Pemilihan Raya UI. Tersangka juga dikenal sering mengkritik kinerja organisasi BEM UI. Fakta itu membuat teman-teman Laeli tak percaya dengan kejadian tersebut. “Sampe-sampenya ngelakuin hal kayak gitu tuh. Gila banget,” ujar Ridwan.

Baca Juga :  Ditangkap, Penghina Moeldoko dan Pelaku Ujaran Kebencian Dijadikan Tersangka

Tak hanya masa lalu zaman perkuliahan. Neziten juga menyebut jika Laeli ini pernah viral di media sosial pada tahun 2019. Saat itu namanya dikaitkan dengan kisah perselingkuhan dan disebut sebagai pelakor.

Nama Laeli viral disebut sebagai pelakor dan merebut suami orang lain. Pria yang dikaitkan dengan Laeli saat itu tak lain adalah Fajri, tersangka lainnya dalam kasus mutilasi Kalibata City.

Saat itu, Djumadil Al Fajri atau tersangka DAF, disebut sudah beristri dan menjalin hubungan perselingkuhan dengan Laeli. Drama perselingkuhan itu pertama kali diungkapkan sendiri oleh istri sah Fajri di media sosial Twitter.

“Dia tutup akses gua sama suami. Suami tiba-tiba ga ada HP, dan ga mau kontakan, selalu WhatsAppan melalui kontak dia,” tulis pemilik akun @bngndrnhfl pada tahun 2019 disertai unggahan foto Laeli.

Baca Juga :  Polisi: 90 Persen Pelajar yang Ikut Demo Omnibus Law dan Berujung Ricuh Adalah Siswa SMK

Akun tersebut kemudian mengabarkan bahwa Laeli dan Fajri tinggal bersama dengan membawa anaknya yang berinisial RN. Utasan itu sempat viral dan menjadi trending topic di Twitter.

Kini, setahun sejak kejadian itu, nama Laeli dan Fajri kembali menjadi perbincangan netizen dan media massa. Namun kali ini sebagai tersangka pelaku pembunuhan sadis disertai mutilasi terhadap seorang pria berinisial RHW.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat ditemukan di salah satu kamar di kompleks apartemen Kalibata City pada Rabu (16/9/2020). Temuan itu sebagai hasil menelusuran laporan orang hilang oleh keluarga korban yang hilang kontak sejak 9 September 2020 lalu.

Jasad korban ditemukan dalam kondisi terpotong-potong menjadi 11 bagian dan dibungkus plastik kresek yang dimasukkan dalam dua koper dan satu tas ransel.

www.tempo.co