JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Terus Meroket, Kasus Positif Covid-19 Karanganyar Tambah Jadi 362. Sebanyak 90 Pasien Dirawat, Jumlah Meninggal Sudah Mencapai 64 Orang

Peta situasi sebaran covid-19 di Karanganyar. Foto/Wardoyo
Peta situasi sebaran covid-19 di Karanganyar. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga Minggu (13/9/2020), jumlah kasus positif covid-19 di Bumi Intanpari sudah mencapai angka 362 kasus.

Tidak hanya itu, jumlah kasus kematian juga sudah mengkhawatirkan. Hingga hari ini, jumlah kematian kasus covid-19 di Karanganyar tercatat mencapai angka 64 orang.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Minggu (13//9/2020) ini, jumlah kasus positif covid-19 total mencapai angka 362.

Baca Juga :  Ngeri, Pasien Meninggal Karena Corona Bertambah 2 Menjadi 22, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Kini Melonjak Mencapai Angka 548

Dari jumlah itu, 45 orang masih dirawat, 302 sembuh dan 15 meninggal dunia.
Kemudian untuk kategori suspek covid-19 mencapai angka 1.770 pasien.

Dari jumlah itu, 1.683 orang dinyatakan selesai pantauan, 45 orang masih dirawat dan 44 orang meninggal dunia.

Di sisi lain, jumlah warga yang meninggal dunia total terkait covid-19 hingga hari ini tercatat sudah mencapai 64 orang.

Rinciannya 15 warga meninggal dengan status positif covid-19, 44 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan lima warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  Innalillahi, Tambah Lagi Satu Warga Suspek Covid-19 Meninggal dan 4 Positif Hari Ini. Kasud Covid-19 Sragen Jadi 473, Jumlah Korban Meninggal Capai 66 Orang

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seoalah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo