JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

11 Ibu Hamil di Wonogiri Positif COVID-19, Mayoritas Tertular Suami yang Merantau, Satu Diantaranya Dirujuk ke RS Dokter Moewardi Solo Gegara ini

madu borneo
madu borneo
madu borneo

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Swab test terhadap ratusan ibu hamil di Wonogiri telah keluar hasilnya. Sedikitnya ada 11 orang yang dinyatakan positif COVID-19.

Dari jumlah ibu hamil yang positif itu satu di antaranya dirujuk ke RS Dokter Moewardi Solo. Pasalnya hampir mendekati hari perkiraan lahir (HPL).

“Ada 930 ibu hamil yang menjalani swab test, hasilnya sebanyak 11 orang dinyatakan positif COVID-19,” kata Plt Bupati Wonogiri Edy Santosa kepada media di komplek Kodim 0728 Wonogiri, Senin (5/10/2020).

Mereka yang positif sebagian tertular dari suaminya yang merantau. Ada pula yang awalnya ikut merantau namun kemudian mudik ke Wonogiri.

Baca Juga :  816 KK, ini Jumlah Warga Kecamatan Karangtengah Wonogiri yang Menerima Bantuan BLT DD

“Secara umum kondisi mereka baik, janinnya juga Alhamdulillah sehat, sebagian menjalani isolasi mandiri,” beber Edy.

Namun ada satu ibu hamil positif COVID-19 yang harus dirujuk ke RS Dokter Moewardi Solo. Gegaranya sudah mendekati HPL. Sementara RS Dokter Moewardi Solo adalah yang paling siap menangani pasien ibu hamil positif COVID-19.

Dia mengatakan, program tes swab bagi ibu hamil tersebut serentak dilakukan di 25 kecamatan. Sasarannya, ibu hamil yang memiliki usia kandungan 7 hingga 9 bulan atau tri semester ketiga alias hamil tua.

Baca Juga :  Jalan Tembus Manyaran-Selogiri Jadi Impian Warga Puluhan Tahun Lamanya, Terwujud Melalui Pelaksanaan TMMD Sengkuyung di Dusun Gembuk Desa Bero Kecamatan Manyaran Wonogiri

Tes swab bagi ibu hamil, dilakukan Pemkab Wonogiri sebagai upaya untuk persiapan dan perencanaan persalinan. Selain itu untuk menyiapkan agar saat persalinan ibu, bayi dan petugas aman dari paparan virus Corona.

“Ibu hamil yang diswab ini berdasar polling test. Total jumlahnya sebanyak 930 orang,” beber dia.

Program tes swab tersebut sebagai upaya untuk memutus mata rantai persebaran virus Corona. Menurut dia, ibu hamil dan bayi dinilai beresiko tinggi atau mudah tertular virus tersebut. Aria