JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Blusukan Online di ‘Kampung Halaman’, Gibran Rakabuming Langsung Disodori Keluhan Jalan Rusak

Calon Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka terus menggelar blusukan online  termasuk di Kelurahan Sumber yang juga 'Kampung Halaman' dia  Rabu (21/10/2020). Istimewa
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Calon Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka terus menggelar blusukan online  termasuk di Kelurahan Sumber yang juga ‘Kampung Halaman’ dia  Rabu (21/10/2020). Putra sulung Presiden Joko Widodo itu memang tinggal di daerah Sumber, Kecamatan Banjarsari.

Dalam kampanye itu, Gibran langsung disodori keluhan jalan rusak. Salah satunya dari Sarmini, warga RT 02 RW 04 menyampaikan mengenai kondisi jalan di Kahuripan Barat.

“Banyak yang berlubang, mas. Dari dulu tidak ada perbaikan. Padahal sudah mengajukan ke dinas namun belum direalisasi,” ungkap Sarmini.

“Lalu sampah di sungai mulai menumpuk. Padahal ini musim hujan begini, warga sayangnya masih banyak yang membuang sampah di sungai,” keluhnya.

Rini, warga lain turut mengutarakan harapannya agar Gibran lebih memperhatikan para pelaku UMKM, ia juga mengeluh belum kunjung mendapat bantuan UMKM kendati sudah mengajukan.

Baca Juga :  Legenda Arseto Solo, Ricky Yacobi Meninggal Dunia. Diduga Serangan Jantung Saat Main Bola di Senayan. Begini Ceritanya

Gibran lun memberi tanggapan akan percepatan pemulihan ekonomi pascaCovid-19. Termasuk perbaikan infrastruktur jalan.

“Komitmen kami adalah percepatan pemulihan ekonomi pascaCovid-19, Bu, untuk UMKM pasti akan kami dampingi, mulai dari awal sampai urus perizinan. Kalau untuk bantuan memang sabar dulu, antri, tapi kalau persyaratan sudah terpenuhi, Insya Allah dapat,” jelas dia.

Permohonan agar lebih memperhatikan para seniman tradisional juga jadi sorotan, hal ini disambung dengan pernyataan Sungatno, warga RT 02 RW 04, yang meminta fasilitas alat seni ketoprak.

“Biar bisa lebih berinovasi dan semangat latihannya, Mas,” ujarnya.

Sungatno juga menyampaikan, terdapat bantuan RTLH untuk 3 rumah yang belum kunjung cair, padahal sudah diajukan sejak 2018. Gibran lantas menanyakan data warga yang masih belum menerima bantuan tersebut.

Perwakilan kader Posyandu, Sri Sumarwanti turut menyampaikan permohonan untuk lebih memperhatikan Posyandu balita dan lansia.

Baca Juga :  Serikat Pekerja Pegadaian Tolak Wacana Akuisisi PT Pegadaian dan PNM oleh BRI

“Timbangan bayi rusak sama belum punya alat cek gula darah,” ujarnya. Gibran yang tampak sudah memahami rata-rata permasalahan di Posyandu pun menanggapi.

“Nggih, Bu, kebanyakan permasalahannya sama, alat-alat kesehatan yang nggak lengkap sampai soal stimulan untuk kadernya, ini sudah saya catat. Insya Allah setelah Covid-19 selesai, nanti anggaran untuk Posyandu segera kita kembalikan seperti semula, karena sekarang masih kondisi pandemi, pemerintah ada prioritas untuk penanganan kesehatan masyarakat,” terangnya.

Dari sekian banyak keluhan, permasalahan jalan berlubang adalah yang paling jadi sorotan warga, mengingat kelurahan Sumber merupakan daerah di tengah kota. Usai mendengar hal tersebut, Gibran pun langsung memantau kondisi jalan melalui Google maps dan menjadikannya sebagai catatan khusus. Prabowo