JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Breaking News!! Pabrik Sepatu di Kalijambe Sragen Terbakar Hebat, Kepulan Asap Membumbung Tinggi Terpantau dari Jarak Belasan Kilometer

Kepulan asap tebal membumbung tinggi dari kebakaran pabrik sepatu di Saren, Kalijambe, Sragen, Sabtu (24/10/2020). Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik di Dusun Salam, Desa Saren, Kalijambe, Sragen, Sabtu (24/10/2020). Sebanyak tiga mobil pemadam dan tim rescue hingga kini masih diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemadaman api.

Data yang dihimpun di lapangan kobaran api dikabarkan mulai muncul pukul 15.30 WIB. Kapolsek Kalijambe, Iptu Aji Wiyono membenarkan kebakaran tersebut.

Data sementara yang ia terima, kebakaran melanda pabrik sepatu di wilayah Dukuh Salam, Saren, Kalijambe. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran.

Baca Juga :  Tambah Lagi 25 Warga Sragen Hari Ini, Jumlah Kasus Covid-19 Capai 1.285. Sudah 115 Warga Meninggal Dunia

“Ini tim masih terjun di lapangan,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (24/10/2020).

Pantauan JOGLOSEMARNEWS.COM , kebakaran terpantau dari jarak belasan kilometer wilayah Sumberlawang. Kepulan asap tebal menggulung dan membumbung ke langit sehingga sempat menyita perhatian warga di beberapa kecamatan terdekat.

Kepala Satpol PP dan Damkar Sragen, Heru Martono membenarkan musibah kebakaran pabrik sepatu tersebut. Ia menyampaikan kebakaran terpantau sejak pukil 15.30 WIB dan melanda pabrik sepatu di wilayah Dukuh Salam, Desa Saren, Kalijambe.

Baca Juga :  Klaster Hajatan Kalijambe Renggut 4 Nyawa, Pemkab Sragen Terbitkan SOP Baru Soal Hajatan. Mulai Hari Ini, Hajatan Harus Ijin Kepolisian, Jamuan Dibawa Pulang, Prasmanan Dilarang!

Setelah menerima laporan, dua unit mobil pemadam langsung diterjunkan. Satu armada dari Sragen dan satu armada dari Gemolong ditambah satu lagi bantuan daro Damkar Solo.

“Saat ini proses pemadaman masih berlangsung. Tiga armada dikerahkan di lokasi,” paparnya.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui penyebab, kerugian hingga korban dari kebakaran tersebut. Wardoyo