JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Diberi Kepercayaan oleh Bos, Perempuan Cantik asal Sukoharjo Ini Malah Gelapkan Uang Setoran Hasil Penjualan Semen

Tri Widyastuti (43) alias Widya warga Grogol, Sukoharjo pelaku penggelapan. Foto: JSNews/Prabowo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Aksi nekat dilakukan seorang perempuan bernama Tri Widyastuti (43) alias Widya warga Grogol, Sukoharjo. Dia dipercaya bos sebuah distributor semen di kawasan Sekip, Banjarsari sebagai sales tunggal, namun malah menggelapkan uang setoran.

Tak tanggung-tanggung, jumlahnya hingga menyentuh Rp 31 juta. Perempuan cantik itu lantas diamankan Unit Reskrim Polsek Banjarsari untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Bajarsari, AKP M Rikha Zulkarnain menjelaskan, modus pelaku adalah dengan menjual barang lebih murah dibanding harga sebenarnya. Hal itu dimaksudkan agar toko memberikan pembayaran langsung alias cash.

“Misal harganya Rp 39 ribu, dijual ke toko Rp. 38 ribu. Namun pelaku ini melapor ke perusahaan uangnya dibayarkan bulan depannya,” kata Rikha mewakili Kapolresta Surakarta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada awak media.

Baca Juga :  Bertemu Gibran, Eks Napi Bom Bali Menaruh Harapan Ini

Pelaku kemudian menyetorkan beberapa uang hasil penjualan ke kantor. Namun sebagian juga tidak diberikan ke perusahaan. M Rikha menyebut, pelaku bermodus memberikan keterangan kepada kantor jika toko tutup, atau pemilik tidak ada di tempat. Padahal uang hasil penjualan sudah dibawa.

“Karena curiga, perusahaan kemudian kroscek ke toko-toko dan didapati fakta jika sudah membayar. Karena ketahuan, pelaku akhirnya keluar dari perusahaan dan sempat berpindah-pindah tempat untuk menghilangkan jejak.

Baca Juga :  SD Marsudirini Jogja Luncurkan Buku “Sekolah Toleransi”

Karena kabur, pihak manajemen langsung melaporkan kejadian ini. Pelaku sendiri berhasil dibekuk aparat kepolisian diindekosnya yang berada dikawasan Gondanrejo, Karanganyar.

“Ketika kita sidik di kantor pelaku mengakui perbuatanya. Pelaku sendiri sudah bekerja sejak akhir 2018. Dia diberi kepercayaan tunggal untuk menawarkan produk perushaan ke toko-toko,” tegas dia.

Selain pelaku, polisi juga mengamankan enam lembar invois, enam lembar surat titip barang, lima kwitansi, serta enam surat pernyataan dari toko yang menyatakan sudah membayar lunas semua semen yang dibeli. Pelaku dijerat dengan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan dengan hukuman 5 tahun penjara. Prabowo