JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Dramatis, Puluhan Warga Sragen Nyaris Diterjang Kereta Api Saat Kebakaran Pabrik Sepatu di Kalijambe. Sempat Terhalang Kepulan Asap, Kerumunan Warga di Atas Rel Langsung Langsung Berhamburan

Kereta api menerobos kepulan asap saat kebakaran Pabrik Sepatu di Saren, Kalijambe dan nyaris menerjang puluhan warga yang asyik menonton kebakaran dan terhalang asap. Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebakaran yang melanda pabrik di Kalijambe, Sabtu (24/10/2020) siang hingga malam, menyisakan cerita dramatis.

Puluhan warga yang sedang asyik menonton kebakaran dari atas rel kereta api, sempat hilang konsentrasi dan tak memperhatikan jika akan ada kereta api melintas.

Momen itu terjadi sekitar pukul 17.51 WIB. Pantauan di lapangan, kejadian bermula ketika warga asyik menonton kebakaran dari dekat rel kereta.

Sebagian ibu-ibu bahkan terlihat asyik menonton bersama anaknya dari atas rel. Lokasi pabrik yang terbakar memang berada di dekat rel.

Kepulan asap tebal yang membumbung membuat warga penasaran untuk menyaksikan. Saking pekatnya asap, sampai menutupi pandangan sehingga warga tak menyadari jika akan ada kereta yang melintas.

Desingan suara sirine pemadam kebakaran membuat warga tak mendengar jika ada suara kereta lewat. Tepat pukul 17.51 WIB, kereta api melintas dari arah utara dengan kencang.

Baca Juga :  Bertambah Lagi, Satu Warga Bumiaji Gondang Kembali Dilaporkan Meninggal Dunia Hari Ini. Berinisial N, Sempat Dirawat di RSUD Sragen

Sontak, puluhan warga di utara kepulan asap dan semula berada di sekitar rel langsung berhamburan begitu mengetahui kepala kereta dengan lampu yang sudah berada di dekat mereka.

Sayang, puluhan lainnya yang berada di selatan kolong asap dan tak melihat jika kereta bakal lewat. Beruntung, saat kereta sudah sangat dekat, warga di utara kolong asap berlari dan berteriak sekencangnya mengabari warga di selatan kolong asap bahwa kereta lewat.
“Hoii sepure lewat. Minggir sepure lewat. Cepet minggir,” begitu teriakan warga memberitahu warga lainnya.

Warga di selatan asap saat asyik berkerumun di atas rel sesaat sebelum kereta melintas. Foto/Wardoyo

Teriakan warga itu langsung membuat warga di selatan kepulan asap, berhamburan. Sejurus kemudian, kereta melintas sehingga para warga pun selamat.

“Hanya sepersekian detik kejadiannya. Kalau tadi nggak pada teriak-teriak ngabari kalau ada kereta lewat, nggak pada tahu. Karena yang di selatan tertutup kepulan asap,” ujar Yanto, salah satu saksi mata.

Baca Juga :  Audiensi Pupuk di Sragen Memanas, Diungkap Ada Kios Umum Jual Pupuk Bersubsidi, Petani Sebut Distribusi Makin Ruwet dan Amburadul. Kepala Dinas Akui Kesulitan Dapat Data Riil Kartu Tani dari BRI

Setelah membara hampir tujuh jam, kebakaran baru berhasil dipadamkan pukul 22.30 WIB. Petugas menyebut, satu gudang berisi bahan baku milik pabrik rata dengan tanah dalam musibah kebakaran hebat sejak siang tersebut.

“Sudah padam sekitar pukul 22.30 WIB. Sudah klir, sudah selesai untuk sarpras seperti selang sudah kita gulung,” ujar Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Satpol PP dan Damkar Sragen, Anton Sujarwo, Sabtu (24/10/2020) malam.

Anton menguraikan, secara total petugas memerlukan waktu sekitar tujuh jam untuk memadamkan kebakaran di pabrik yang beralamat di Dusun Salam, Desa Saren, Kecamatan Kalijambe, Sragen itu.

Tak kurang dari 10 unit Pemadam Kebakaran dari Sragen dan sekitarnya, serta 30 tangki air dihabiskan untuk menjinakkan api.

“Sekitar tujuh jam pemadaman. Untuk air kita habis sekitar 30 tangki,” jelasnya. Wardoyo