JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Maut Gasak Tronton Berhenti di Ring Road Utara Sragen, Pelajar SMP Asal Sidoharjo Tewas Mengenaskan. Motornya Sampai Masuk Kolong Truk

Kondisi korban tewas bersimbah darah dalam kecelakaan maut di ring road utara Sragen, Senin (19/10/2020). Foto/Istimewa

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan maut terjadi di ring road utara Sragen tepatnya di Dukuh Bangak RT 3, Kampung Sine, Sragen, Senin (19/10/2020). Seorang pelajar SMP tewas mengenaskan usai menggasak tronton pengangkut semen.

Korban diketahui bernama Egi Pradipta Untara (13) asal Dukuh Tenggak RT 17, Desa Tenggak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.

Bocah yang masih duduk di bangku SMP itu tewas usai menggasak tronton Hino W 9296 UH yang berhenti di tepi jalan. Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 09.15 WIB.

Kejadian bermula ketika korban yang mengendarai motor Yamaha Jupiter AD 2607 QY melaju dari arah selatan. Bocah laki-laki itu mengendarai tanpa helm.

Baca Juga :  Kecelakaan Tragis di Terminal Lama Sragen, Bus EKA Ugal-Ugalan Gasak Mahasiswi asal Gondang. Motor Sampai Ringsek, Korban Ditemukan Robek Kepala 5 Sentimeter dan Kesadaran Menurun

Sesampai di lokasi kejadian, dia kurang konsentrasi dan kemudian menghantam bagian belakang tronton yang sedang berhenti.

Benturan keras membuat korban terpental. Bahkan saking kerasnya benturan, motor sampai masuk ke kolong tronton yang dikemudikan Kamit (56) asal Dusun Gamong RT 06/02, Kecamatan Kaliwungu, Kudus.

Pelajar malang itu ditemukan tergeletak bersimbah darah di belakang tronton. Korban meninggal dengan kondisi luka parah di paha kanan robek, bibir robek dan kepala belakang.

Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kanit Laka Ipda Irwan Marvianto mengatakan kecelakaan dipicu oleh pengendara motor yang kurang konsentrasi sehingga menghantam tronton yang sedang berhenti.

Baca Juga :  Awas, Bawaslu Sudah Kantongi Puluhan Nama Tokoh Politik Sragen Yang Berpotensi Sebar Money Politics di Pilkada. Siapapun Pemberi dan Penerima Bakal Dijerat Hukuman 6 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar!

“Posisi tronton berhenti menghadap ke utara dengan posisi sebagian bodi berada di badan jalan dan ban kiri di bahu jalan sebelah barat. Karena kurang konsentrasi pemotor tidak bisa menguasai sepeda motornya, sehingga akhirnya membentur bak belakang bagian kanan,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (19/10/2020).

Kanit Laka menyampaikan korban meninggal dunia setelah tiba di RSUD Sragen. Sepeda motor korban ringsek dan sudah diamankan di Polres.

“Pengendara motor meninggal dunia,” tukasnya. Wardoyo