JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kecelakaan Tragis di Karanganyar, Mobil Ambulans Puskesmas Gondangrejo Ringsek Gasak Truk Sampai Terguling. Sopir Ambulans Patah Kaki, Ada Satu Petugas Puskesmas Ikut di Ambulans

Kondisi ambulans Puskesmas Gondangrejo Karanganyar yang ringsek usai kecelakaan Jumat (16/10/2020) siang. Foto/Istimewa
madu borneo
madu borneo
madu borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan tragis terjadi di Gondangrejo, Karanganyar, Jumat (16/10/2020). Sebuah mobil ambulans Puskesmas Gondangrejo terlibat kecelakaan dengan truk pengangkut beras di jalur Solo-Purwodadi km 11, Gondangrejo, Karanganyar, siang tadi pukul 12.00 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Meskipun kondisi ambulans ringsek usai menggasak truk bagian belakang.

“Kejadiannya tadi sekitar pukul 12.00 WIB siang. Ambulans berjalan dari arah selatan sementara truk datang dari arah berlawanan,” ujar Kapolsek Gondangrejo AKP Riyanto, dihubungi wartawan, Jumat (16/10/2020).

Baca Juga :  Dibayang-Bayangi Pandemi Covid-19, Jangan Kaget KUA PPAS APBD Karanganyar Tahun 2021 Diwarnai Penurunan Penerimaan Hingga Rp 138 Milyar

Kapolsek menguraikan mobil ambulans nahas itu bernomor polisi AD 9593 DF. Kronologinya ambulans melaju dan tiba-tiba masuk ke jalur berlawanan.

Sesampai di lokasi kejadian, ambulans kemudian bertabrakan hebat dengan truk bernomor polisi AB 8323 WB. Akibat benturan keras, separuh bagian depan ambulans ringsek. Sementara, kerasnya sodokan membuat truk sampai terguling.

“Ambulan mengalami kerusakan di bagian depan. Sementara truk yang mengangkut karung beras dan tepung terguling,” imbuhnya.

Menurut AKP Riyanto, mobil ambulans berpenumpang dua orang yakni pengemudi dan seorang staf Puskesmas Gondangrejo. Ia memastikan saat kejadian, mobil ambulans tersebut tidak sedang mengangkut pasien atau jenazah.

Baca Juga :  VIDEO : Saat Wabup Karanganyar Rober Christanto Disurprize Warga Krendowahono

“Tidak sedang mengangkut pasien. Hanya sopir dan satu penumpang staf Puskesmas,” terangnya.

Dugaan sementara kecelakaan dipicu pengemudi ambulan tidak konsentrasi. Riyanto menegaskan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Sopir ambulan menderita patah kaki, sudah dibawa ke Puskesmas. Sementara sopir truk tidak mengalami luka,” tegasnya. Wardoyo