Beranda Umum Nasional Makan Bersama Napoleon dan Prasetijo, Kejari Jaksel Diperiksa Kejagung

Makan Bersama Napoleon dan Prasetijo, Kejari Jaksel Diperiksa Kejagung

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono, saat ditemui di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (24/6/2020) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Anang Supriatna telah diperiksa dan diklarifikasi oleh Jaksa Agung Muda Pengawasan, Kejaksaan Agung.

Pemeriksaan itu terkait dengan tindakannya makan bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, kuasa hukum serta tersangka Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte serta Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo saat pelimpahan tahap dua.

Acara makan bersama itu viral lantaran fotonya beredar luas.

“Dengan adanya pemberitaan tersebut, Jamwas telah merespons dengan memanggil Kejari dan Kasi Pidsus Jakarta Selatan untuk memberikan klarifikasi,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono, saat dihubungi pada Senin (19/20/ 2020).

Hari sebelumnya telah menanggapi foto viral tersebut. Ia menyatakan bahwa memberikan makan siang kepada tersangka adalah hal yang biasa dan merupakan hak tersangka

Baca Juga :  Pemilihan Adies Kadir Jadi Hakim MK Dinilai Sarat Kepentingan Politik dan Upaya Pelemahan MK

“Dalam proses pelaksanaan tahap dua, baik itu perkara pidum (pidana umum) maupun pidsus (pidana khusus), jika sudah jadwalnya makan siang, maka kami akan memberikan makan siang kepada tersangka,” kata Hari.

Hari menuturkan, terkadang pengacara atau kuasa hukum juga memesankan makan siang untuk kliennya. Atau, para tersangka bisa meminta tolong kepada petugas untuk memesankan makanan dari kantin untuk mereka.

“Bisa memesan ke kantin yang ada di kantor sesuai menu yang ada sesuai SOP. Sedangkan apabila tersangka atau pengacara atau penyidik ingin menambah menu sendiri maka itu hak mereka,” ucap Hari.

Baca Juga :  Keajaiban di Tengah Longsor Cisarua, Balita Bertahan di Atas Genting

www.tempo.co

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.