JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Memilukan, Sopir Mobil Sedan Yang Tewas Kecelakaan Maut di Tol Masaran Sragen Ternyata Hendak Menikah Tanggal 11 Oktober Besok. Pulang ke Blitar untuk Ngurus Pernikahan, Tapi Maut Merenggut Nyawanya dan 2 Calon Kakak Iparnya..

Jenazah pasutri Aditya-Rezka saat disemayamkan di Penumping, Solo. Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Kecelakaan maut di jalan tol Solo-Ngawi tepatnya di kilometer 522, Masaran, Sragen, Sabtu (3/10/2020) dinihari menyisakan cerita menyesakkan.

Selain lolosnya balita berusia 1,5 tahun dan jadi yatim piatu, kecelakaan maut itu juga menyisakan cerita sedih sang pengemudi.

Ya, pengemudi sedan bernama Dedek Faisal Zakaria (26), warga Griya Melati Indah II-F-23 Rt. 02/10, Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur itu ternyata hendak melangsungkan pernikahan pada 11 Oktober mendatang.

Nahas, mimpi itu pupus sudah setelah ia tewas mengenaskan setelah mobil sedan jenis Honda City yang dikemudikannya menggasak truk tronton dari belakang dinihari tadi.

Dedek meninggal bersama calon kakak iparnya yang merupakan pasangan suami istri, Aditya Pradana (31) dan Rezka Paramita Putri (28), keduanya warga Jln Enau Barat No. 5, Jambusari, Indah, Krajan Rt. 019/064, Medomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta.

Kabar yang diungkap kerabat korban, kecelakaan maut itu terjadi ketika mereka dalam perjalanan menuju Blitar Jatim.

Baca Juga :  2 Siswa SMP di Sragen Kecelakaan Maut Gasak Tronton Semen di Tikungan Gendol Tangen. Arjun Tewas Mengenaskan, Temannya Luka Parah

Menurut rencana, perjalanan ke Blitar Jatim untuk mengurus pernikahan Dedek dengan adik pasutri Aditya-Rezka.

Salah satu kerabat korban, Murni Prabowo kepada wartawan mengatakan, jenazah Aditya Pradana, dan istrinya Rezka Pranita Putri dibawa ke Penumping Solo, tempat keluarganya.

“Jenazah akan dimakamkan di TPU Makam Haji,” ucapnya, Sabtu (3/10/2020).

Murni menuturkan Dedek Faisal Zakaria, si pengemudi mobil adalah calon adik ipar pasutri Aditya-Rezka. Rencananya Dedek akan melangsungkan pernikahan pada 11 Oktober 2020.

“Jadi dia sekeluarga pulang ke Blitar itu dalam rangka persiapan pernikahan adiknya,” tutur Murni.

Kanit Laka Satlantas Polres Sragen, Ipda Irwan Marvianto menyampaikan kronologi kecelakaan itu berawal saat mobil sedan truk bermuatan kayu itu berjalan searag dari barat ke timur atau dari arah Solo menuju Surabaya.

Sesampai di KM 522 Masaran, sedan hilang kendali yang akhirnya menyeruduk bak bagian belakang. Diduga sopir mengantuk saat mengemudi.

Baca Juga :  Buruh, Mahasiswa, dan Warga Solo Deklarasi Sepakat Tolak Aksi Anarkis

“Semula Truck Tronton NoPol  B-9176-ZO dan Honda City NoPol AB-1411-RU berjalan searah dari arah Barat ke Timur dengan posisi Truck Tronton berada searah di depan Honda City. Setelah mendekati tempat kejadian Honda City hilang kendali yang akhirnya membentur bak bagian belakang. Maka terjadilah laka lantas,” jelas Ipda Irwan.

Seluruh korban kecelakaan maut itu kemudian dievakuasi oleh petugas tol bersama polisi dan dilarikan ke RSUD Sragen.

Anak balita dari pasutri Aditya-Rezka yang berusia 1,5 tahun selamat dan hanya mengalami luka.

Kasubag Humas Polres Sragen, Iptu Suwarso menambahkan seluruh korban dibawa ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Saat ini, polisi masih mendalami penyebab pasti kejadian ini.

“Masih kita mintai keterangan saksi-saksi. Dugaan sementara diduga pengemudi hilang konsentrasi sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraannya,” jelas Suwarso. Wardoyo