JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Astagfirullah, Tambah 23 Positif Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 Karanganyar Meroket Jadi 491. Jumlah Suspek Tambah 22 Orang Jadi 1.982

Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay
madu borneo
madu borneo
madu borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga Sabtu (3/10/2020) pagi ini, jumlah kasus positif covid-19 di Bumi Intanpari sudah meroket mencapai angka 491 kasus.

Lonjakan itu terjadi menyusul tambahan 23 kasus positif baru dibanding sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 468.

Hingga hari ini, jumlah total warga meninggal dunia dengan status suspek covid-19, positif hingga probabel juga  dilaporkan meningkat mencapai 98 orang.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Baca Juga :  Kecelakaan Tragis di Karanganyar, Mobil Ambulans Puskesmas Gondangrejo Ringsek Gasak Truk Sampai Terguling. Sopir Ambulans Patah Kaki, Ada Satu Petugas Puskesmas Ikut di Ambulans

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Sabtu (3/10/2020) pagi ini, jumlah kasus positif covid-19 total mencapai angka 491.

Dari jumlah itu, 74 orang masih dirawat, 390 sembuh dan 27 meninggal dunia.
Kemudian untuk kategori suspek covid-19 mencapai angka 1.982 pasien.

Dari jumlah itu, 1.847 orang dinyatakan selesai pantauan, 78 orang masih dirawat dan 57 orang meninggal dunia.

Di sisi lain, jumlah warga yang meninggal dunia total terkait covid-19 hingga hari ini tercatat sudah mencapai 98 orang.

Rinciannya 27 warga meninggal dengan status positif covid-19, 57 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan 14 warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  Geregetan UU Omnibus Law, Gabungan Buruh Karanganyar Geruduk Bupati Juliyatmono. Tegas Tolak UU, Desak Presiden Keluarkan Perpu

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seoalah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo