JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Pulang Kondangan, 21 Warga Temanggung Positif Tertular Covid-19. Kapolres Langsung Imbau Warga Tak Gelar Keramaian dan Kegiatan Kerumunan Massa

Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay
madu borneo
madu borneo
madu borneo

 

TEMANGGUNG, JOGLOSEMARNEWS. COM- Untuk mengantisipasi penularan virus Covid-19 di wilayah Kabupaten Temanggung, Kapolres Temanggung beserta instansi terkait mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan yang melibatkan atau mengumpulkan massa.

Seperti konser musik, unjuk rasa, sweeping maupun kegiatan lain yang dimungkinkan dapat menjadi klaster baru penularan Covid-19.

“Berdasarkan laporan yang ada, sebanyak 21 orang di Kabupaten Temanggung terpapar virus corona dan semuanya merupakan klaster baru setelah pulang dari kondangan,” kata Kapolres Temanggung, Kamis, (01/10/2020).

Lebih lanjut orang nomor satu di Polres Temanggung tersebut menuturkan, bahwa saat ini dari klaster baru tersebut, 18 orang dinyatakan positif.

Saat ini sudah dikarantina di tempat karantina Balai Latihan Kerja Kabupaten Temanggung.

Baca Juga :  Pakar Pendidikan Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Buka Sekolah Virtual

“Semoga tidak ada transmisi lokal baru dari kejadian tersebut, dan masyarakat segera dapat beraktifitas seperti semula,” tuturnya.

Menyikapi adanya klaster baru di Temanggung tersebut, Kepala Kepolisian Resor Temanggung Polda Jawa Tengah AKBP Muhamad Ali menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan Perbup Nomor 45 Tahun 2020 dan Inpres Nomor 06 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Kita tidak tahu orang yang kita jumpai terpapar Covid-19 atau tidak, maka dari itu selalu gunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak, serta patuhilah protokol kesehatan yang sudah ada, sehingga penularan Covid-19 di Kabupaten Temanggung dapat diminimalisir,” imbaunya.

Baca Juga :  Aksi Pelukis Sketsa dari Komunitas Semarang Sketchwalk Bikin Terpana Gubernur Ganjar

Kapolres menambahkan, dengan adanya Klaster baru tersebut pihaknya beserta instansi terkait akan meninjau kembali semua izin keramaian yang sudah dikeluarkan.

Seperti, Car Free Day, Kuliner Malam Minggu City Walk Jalan Jenderal Sudirman, serta kegiatan lain yang memungkinkan berkumpulnya masyarakat sehingga Klaster baru di Kabupaten Temanggung tidak muncul kembali.

“Demi kepentingan bersama kita harus bergerak cepat sehingga tidak ada lagi klaster baru penularan covid-19, semoga kita semua diberikan perlindungan Allah SWT dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya. Edward