JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sebelum Ditemukan Tewas, Tomi Asal Kedawung Sragen Dikenal TKI Berkinerja Baik hingga Diperpanjang Kontraknya di Korsel

Almarhum Tomi Imam Darmawan. Foto/Wardoyo

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar duka kembali menghampiri pahlawan devisa dari Bumi Sukowati. Kali ini seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Karangpelem, Kedawung dikabarkan meninggal dunia di Korea Selatan, tempatnya bekerja.

TKI malang itu diketahui bernama Tomi Imam Darmawan (30). Pria asal Dukuh Semen RT 10, Karangpelem itu dilaporkan tewas terjatuh dari kamar mandi pada Minggu (4/10/2020) pagi.

Kepergian tragis Tomi menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Tomi yang berangkat ke Korsel pada 2016 silam, dikenal sebagai pekerja yang rajin dan berkinerja baik.

Hal itulah yang membuatnya kemudian dipercaya oleh agen dan perusahaan untuk dipekerjakan melalui perpanjangan kontrak.

“Yang bersangkutan berangkat bekerja ke Korsel tahun 2016 dan berkinerja cukup baik. Sehingga diperpanjang kontraknya. Diperpanjang berapa tahun kami tidak mengetahui secara persis,” papar Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Sragen, Afif Aji Putra, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (5/10/2020).

Baca Juga :  Kabar Duka Sragen, Ibu Asal Bedoro Sambungmacan dan Satu Warga Ngebung Kalijambe Meninggal Dunia Terpapar Covid-19. Begini Riwayatnya!

Afif menguraikan berdasarkan riwayat yang didapat, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit darah tinggi.

Penyakit itulah yang diduga menjadi pemicu almarhum terjatuh saat di kamar mandi dan kemudian meninggal dunia.

Ia menguraikan saat ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Koordinasi diperlukan untuk pengurusan pemulangan jenazah almarhum ke Indonesia.

Selain itu, juga untuk pengurusan hak-hak yang bersangkutan seperti gaji dan hak-hak lainnya dari perusahaan.

“Yang bersangkutan meninggal karena sakit tekanan darah tinggi dan terjatuh di kamar mandi. Saat ini sedang dalam proses pengurusah hak-hak yang bersangkutan dan pemulangan jenazah,” terangnya.

Afif menambahkan nantinya pihak BP2MI akan menginformasikan ke Disnaker Sragen kapan jenazah akan sampai di Sragen. Namun kepastian kapan jenazah bakal tiba, hal itu belum bisa dipastikan.

Baca Juga :  Heboh, Beredar Surat Panggilan Penyidikan dari KPK Untuk Kepala Dinas di Sragen. Tapi Diduga Abal-Abal, Kepala Dinasnya Sebut Belum Tahu

“Kami mewakili Pemkab Sragen menyampaikan duka cita atas meninggalnya pahlawan devisa mas Tomi Imam Darmawan,” tukasnya.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Sragen, Zubaidi mengatakan almarhum bekerja di sebuah perusahaan manufaktur di wilayah Eumseong, Korea Selatan.

Almarhum berangkat ke Korsel lewat jalur resmi tahun 2016. Kemudian mendapat perpanjangan sebelum kemudian insiden tragis kemarin pagi mengakhiri perjalanannya mengais devisa di Korsel.

“Informasi yang kami terima, almarhum meninggal terjatuh dari kamar mandi sekitar pukul 06.00 pagi waktu setempat. Saat ini jenazah masih dalam proses autopsi oleh pihak rumah sakit di Korsel,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (5/10/2020). Wardoyo