JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sempat Dirawat di Solo, Warga Karangjati Kalijambe Meninggal Positif Terpapar Covid-19, Total Sudah 82 Warga Sragen Meninggal Dunia

Ilustrasi pemakaman protokol covid-19. Foto/Humas Polda
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus kematian terkair covid-19 di Sragen kembali mengalami penambahan.

Hari ini, Minggu (25/10/2020), kabar duka datang dari Kecamatan Kalijambe. Satu warga asal Desa Karangjati, Kalijambe berinisial A (69 tahun) dinyatakan meninggal akibat terpapar covid-19.

Pasien itu meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Moewardi Solo, Minggu (25/10/2020).

Data yang dilansir gugus tugas, A dinyatakan terkonfirmasi positif dari hasil swab yang diterbitkan pihak rumah sakit pada hari ini.

Baca Juga :  Waspada, 3 Kantor Kecamatan di Sragen Mulai Terinfeksi Covid-19. Ada 4 PNS dan 2 Pegawai PNPM Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19

“Yang bersangkutan meninggal positif terpapar covid-19. Dari Karangjati Kalijambe sempat dirawat di RSUD Moeawardi Solo,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto, Minggu (25/10/2020).

Karena positif, pemakaman dilakukan sesuai protokol covid-19. Yakni dari rumah sakit langsung dibawa ke pemakaman dan dimakamkan oleh petugas berpakaian APD lengkap tanpa disemayamkan di rumah duka.

Baca Juga :  8 Orang Meninggal Karena COVID-19 di Sukoharjo Dalam 2 Hari, Kasus Baru pun Bertambah 88 Lagi Hingga Tembus Angka 1.711

Dengan tambahan 1 kasus meninggal tersebut, hingga kini total warga yang meninggal dunia tercatat mencapai 83 orang.

Rinciannya 50 suspek, 30 positif, 1 ODP asal Jati Sumberlawang, 1 PP balita asal Kedawung dan satu pasien positif sembuh lalu meninggal asal Sribit Sidoharjo.

Tatag yang juga Sekda Sragen sangat berharap warga makin waspada dan menaati protokol kesehatan. Wardoyo