JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Tambah 23 Positif, Jumlah Kasus Covid-19 Karanganyar Meroket Jadi 514. Jumlah Suspek Melonjak Jadi 2.008 Kasus, 27 Warga Meninggal Positif

Peta sebaran covid-19 Karanganyar, Senin (5/10/2020) pagi. Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga Senin (5/10/2020) pagi, jumlah kasus positif covid-19 di Bumi Intanpari sudah meroket mencapai angka 514 kasus.

Lonjakan itu terjadi menyusul tambahan 23 kasus positif baru dibanding sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 491.
Hingga hari ini, jumlah total warga meninggal dunia dengan status suspek covid-19, positif hingga probabel juga  dilaporkan meningkat mencapai 102 orang.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Baca Juga :  Kisah Pilu di Balik Kecelakaan Maut Bus Rombongan asal Sukoharjo di Jatiyoso Karanganyar. Niatnya Wisata Keluarga dan Kangen-Kangenan, Justru Berubah Jadi Tangis-Tangisan

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Senin (5/10/2020) pagi ini, jumlah kasus positif covid-19 total mencapai angka 514.

Dari jumlah itu, 94 orang masih dirawat, 393 sembuh dan 27 meninggal dunia.
Kemudian untuk kategori suspek covid-19 mencapai angka 2.008 pasien.

Dari jumlah itu, 1.863 orang dinyatakan selesai pantauan, 87 orang masih dirawat dan 58 orang meninggal dunia.

Di sisi lain, jumlah warga yang meninggal dunia total terkait covid-19 hingga hari ini tercatat sudah mencapai 102 orang.

Rinciannya 27 warga meninggal dengan status positif covid-19, 58 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan 17 warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  Berikut Daftar 19 Warga Sragen Yang Positif Terpapar Covid-19 Hari Ini. Klaster Gebang Masaran Meledak Tambah 6 Pasien, 4 Bocah Ikut Tertular!

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seoalah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo