JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Tambah 82 Kasus Sehari saat Libur Cuti Bersama, Kasus Positif Covid-19 di Yogyakarta Kembali Catat Rekor Baru

Kawasan Sosrowijayan Yogyakarta, salah satu kampung wisata yang banyak dikunjungi turis mancanegara / tempo.co
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Pertambahan kasus positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali mencatat rekor baru dengan bertambah 82 kasus dalam sehari. Pertambahan itu terjadi bertepatan dengan saat libur cuti bersama, Kamis (29/10/2020).

Disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DI Yogyakarta, Berty Murtiningsih, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan pertambahan pasien terkonfirmasi positif virus corona pada Kamis (29/10/2020) sebanyak 82 kasus.

“Dengan pertambahan itu, total kasus positif Covid-19 di DI Yogyakarta sudah mencapai 3.744 kasus,” ujar Berty dikutip Tempo.co.

Pertambahan kasus positif itu lebih tinggi dari rekor sebelumnya, yakni sebanyak 74 kasus baru pada 19 September 2020 lalu.

Baca Juga :  SMKN 1 Girisubo Gunungkidul DIY Gelar Uji Sertifikasi Kompetensi untuk 4 Kompetensi Keahlian

Lebih lanjut, Berty mengungkap tambahan kasus Covid-19 bertepatan dengan masa libur cuti bersama kali ini sebagian besar berasal dari hasil pemantauan di Kabupaten Bantul.

Terkait hal itu, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Penularan Covid-19 Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Sri Wahyu Joko Santoso menuturkan, salah satu sasaran prioritas dalam pelacakan kasus Covid-19 adalah para pelaku perjalanan.

“Pemantauan dan pelacakan masif di kelompok atau komunitas yang beresiko, seperti pedagang, lembaga pendidikan, dan perkantoran,” ujar Joko.

Masa liburan panjang dan cuti bersama pekan ini membuat Yogyakarta dibanjiri oleh wisatawan dari berbagai daerah.

Baca Juga :  Pemangkasan Jatah Libur Akhir Tahun, PHRI DIY Merasa Pariwisata Dijadikan Kambing Hitam

Terkait lonjakan jumlah wisatawan itu, Kepala Dinas Pariwisata DI Yogyakarta, Singgih Raharjo, tak henti mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan, baik oleh masyarakat, wisatawan, maupun pengelola destinasi wisata.

Pemerintah juga telah menyusun standar operasional prosedur atau Pranatan Anyar Plesiran Yogyakarta yang ditindaklanjuti dengan simulasi dan verifikasi pada pelaku usaha wisata melalui kabupaten dan kota se-DI Yogyakarta.

Mulai dari aplikasi Visiting Jogja yang menyajikan data kunjungan wisatawan secara realtime, Dinas Pariwisata DI Yogyakarta mencatat mulai pertengahan Juli 2020 hingga pekan ketiga Oktober 2020, jumlah wisatawan yang berkunjung ke DI Yogyakarta lebih dari 1 juta orang.

www.tempo.co