JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Wacana Penambahan 2 Wakil Menteri, Pengamat: Jokowi Harusnya Reshuffle Kabinet

Presiden Jokowi mengikuti KTT Luar Biasa G20 bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dari Istana Bogor, Kamis, 26 Maret 2020. KTT ini digelar secara virtual untuk menghindari penularan virus corona / tempo.co


JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Wacana penambahan dua orang wakil menteir oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai kontraproduktif dengan kondisi yang terjadi di lapangan.

Penilaian itu disampaikan oleh pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin. Dia mengkritik Presiden Jokowi yang mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95/2020 tentang Kementerian Ketenagakerjaan dan Perpres 96/2020 tentang Kementerian Koperasi dan UKM.

Baca Juga :  Waduh, Ada 4 Orang dari Malaysia ke Indonesia Tak Jalani Tes PCR

Dalam dua Perpres ini mengatur tentang penambahan jabatan wakil menteri untuk dua pos kementerian tersebut.

“Presiden harusnya me-reshuffle menteri yang kinerjanya memble dan amburadul. Bukan menambah Wamen baru,” ujar Ujang saat dihubungi Tempo pada Minggu (4/10/2020).

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua

Advertisement