JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

100an Petugas KPPS di Sragen Dilaporkan Reaktif Rapid Test. Kasus Terus Melonjak, Kapasitas Isolasi di Technopark Sampai Penuh

Ilustrasi tes swab oleh petugas medis. Foto/Wardoyo

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ledakan kasus corona virus atau covid-19 dalam beberapa hari terakhir di Sragen menguak fakta miris.

Selain klaster keluarga, lonjakan signifikan kasus covid-19 dalam sepekan terakhir, ternyata juga disumbang oleh klaster rapid test.

Dan salah satu klaster rapid test yang menonjol adalah dari kalangan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bertugas di Pilkada 9 Desember mendatang.

Baca Juga :  Innalillahi, Ustadz Ponpes Daarul Qur'an yang Meninggal Kecelakaan di Tol Ternyata Mau Perjalanan ke Gondang Sragen. Ini Rencana yang Akan Dilakukan!

“Iya, sebagian dari lonjakan itu adalah dari anggota KPPS. Ada sekitar 100an orang anggota KPPS yang reaktif saat rapid test serentak. Dan semua yang reaktif diminta menjalani swab test,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Tatag Prabawanto, Selasa (24/11/2020).

Petugas KPPS yang reaktif itu tersebar di beberapa wilayah kecamatan. Untuk yang hasil swab positif diwajibkan menjalani isolasi di Technopark.

Baca Juga :  Jalur Lubang Maut di Sumberlawang-Tanon Dekat SMPN 1 Tanon Kembali Makan Korban. 2 Truk Terjebak Beruntun Pagi Ini, Bikin Macet Arus Lalu Lintas

Menurutnya, lonjakan kasus dalam beberapa hari terakhir juga disumbang oleh klaster keluarga. Saat ini, situasi di gedung Technopark Sragen memang penuh dan tengah diupayakan untuk penambahan kapasitas bed.

“Kapasitas yang ada 190 bed, sementara saat ini yang isolasi sekitar 200an. Sehingga ini sedang diupayakan penambahan bed menjadi sekitar 250an lagi,” terangnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua