JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Warga Karanganyar Jangan Main-Main, Kasat Reskrim Sudah Kantongi Semua Titik Markas Perjudian di Karanganyar. Nekat Coba-Coba, Ancamannya 10 Tahun Penjara!

AKP Tegar Satrio Wicaksono. Foto/Beni

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polres Karanganyar mengingatkan warga untuk tak coba-coba bermain judi. Pasalnya tim akan pihaknya terus melakukan operasi memberangus perjudian sehingga dihimbau agar masyarakat jangan coba-coba.

Tidak hanya itu, Kasat Reskrim AKP Tegar Satrio Wicaksono bahkan mengaku sudah mengantongi pusat-pusat perjudian yang diduga sering dijadikan markas-markas berjudi.

“Kami sudah kantongi pusat perjuadian yang kian marak. Sehingga tolong hindari sejauh mungkin daripada tertangkap,” ungkapnya.

Polisi juga tengan melakukan penyelidikan mengapa judi kembali marak.

Apakah salah satunya efek dari pandemi covid yang membuat rakyat mengambil jalan pintas atau karena penyebab lain.

Baca Juga :  Tergiur Bayaran Rp 1 Juta, Gadis Kecil Berusia 12 Tahun Asal Sukoharjo Dipaksa Layani Bapak 2 Anak Semalaman Sampai Pagi. Korban Digarap 2 Kali, Sampai Rumah Langsung Linglung

Pernyataan itu dilontarkan Kasat usai memimpin konferensi pers ungkap kasus judi dengan 13 tersangka, Senin (30/11/2020).

Mereka diringkus polisi saat tengah asyik main beraneka perjudian di Tasikmadu dan Mojogedang, Kerjo dan Karangpandan.

Ketigabelas penjudi itu didominasi kalangan tua diatas umur 50 tahun. Mereka mengaku gelisah karena masa pandemi covid sehingga nekat berjudi.

Mereka yang tertangkap itu memiliki peran masing-masing yakni mulai sebagai pemasang, pengepul hingga tambang judi.

Baca Juga :  Bikin Geram, Ini Penampakan Pria Maniak Kimcil asal Sukoharjo yang Tega Cabuli Siswi SD dengan Iming-iming Bayaran Rp 1 Juta Semalam. Hanya Menunduk Saat Ditangkap Polisi

Kasatreskrim AKP Tegar Satriyo Wicaksono mengatakan penangkapan para pelaku didasari laporan masyarakat yang mengaku risih dengan aktivitas tersebut.

Diduga sudah selama tiga bulan terakhir perjuadian kian marak kembali yang dipicu oleh beberapa faktor. Mulai dari iseng, hoby hingga suntuk dimasa pandemi covid.

“Kita ungkap enam kasus yang  dalam sebulan terakhir dan diringkus 13 orang penjudi. Mereka dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara,” paparnya, Senin (30/11/2020). Beni Indra