JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Diizinkan Lakukan Swab Test, RS PKU Muhammadiyah Karanganyar Malah Kebanjiran Pasien. Kamar Isolasi Covid-19 Sampai Full Pasien

Ilustrasi swab test. Foto/JSnews

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS- Setelah mendapat izin melakukan tes swab, RS PKU Muhammadiyah Karanganyar dibanjiri pasien yang hendak melakukan tes swab.

Pasalnya kini warga yang hendak melakukan tes swab tidak perlu lagi ke rumahsakit di Solo. Seperti yang terjadi selama ini karena RS PKU Muhammadiyah sudah bisa melakukan tes swab.

Akibatnya sejak dua minggu ini kamar isolasi di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar penuh dengan pasien. Dengan begitu memudahkan para pasien karena tidak harus dirujuk ke rumah sakit di Solo.

Baca Juga :  Mengganas, 5 Warga Sragen Kembali Meninggal Dunia Positif Terpapar. Karangmalang 3 Orang, Semuanya Berusia di Atas 50 Tahun!

“Ya Alhamdullilah sekarang RS PKU Muhammadiyah Karanganyar bisa melakukan pengambilan tes swab sendiri, pasien tidak perlu ke Solo,” tandas Direktur RS PKU Muhammadiyah Karanganyar dr Aditia, Selasa (24/11/2020).

Menurut Aditia dengan demikian fasilitas tersebut memberikan kemudahan sekaligus pilihan bagi warga Karanganyar yang hendak melakukan tes swab mandiri.  Selain itu juga memudahkan interkoneksi antar rumah sakit jika hendak merujuk pasien untuk tes covid.

“Kami siap menerima rujukan pasien covid dari pasien mandiri ataupun rujukan antar rumah sakit,” ujarnya.

Baca Juga :  Berikut Daftar 59 Warga Sragen yang Positif Terpapar Covid-19 dan Meninggal Dunia Hari Ini. Sidoharjo, Gemolong, Sragen Kota, Sumberlawang Masya Allah!

Sementara itu untuk penanganan pasien covid yang penuh full di kamar isolasi tetap dilakukan secara profesional dan tetap berkordinasi dengan rumah sakit asal atau rumah sakit rujukan.

Saat ini ada 10 bed di kamar isolasi RS PKU Muhammadiyah sudah terisi semua. Bahkan masih banyak pasien covid yang harus dirawat, namun karena ruangan penuh terpaksa diarahkan kerumah sakit lain.

Pada bagian lain dr Aditia menghimbau masyarakat  mentaati protokol kesehatan mengingat virus covid masih mengintai dimana-mana. Beni Indra