JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kasus Suap Ekspor Benih Lobster Edhy Prabowo, ICW: Tamparan Buat Jokowi

Edhy Prabowo (dua dari kiri) bersama tersangka kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster pada konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/11/2020) dini hari. Foto: TEMPO/Muhammad Hidayat via Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus dugaan korupsi yang dilakukan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo menjadi tamparan bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Demikian ditegaskan oleh peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Tama Langkun. Sebagaimana diketahui, Edhy Prabowo sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus suap izin usaha oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Ini juga menjadi kritik bagi Presiden Jokowi,” kata Tama dalam webinar bersama Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI), Senin (30/11/2020).

Tama mengatakan Jokowi harus memperbaiki tata-kelola Kementerian Kelautan dan Perikanan setelah kejadian penangkapan Edhy Prabowo.

Baca Juga :  Dalam Sepekan, Tim Pencari Berhasil Kumpulkan 272 Kantong Bagian Tubuh Korban dan 50 Bagian Besar Pesawat Sriwijaya Air

Dalam menentukan menteri selanjutnya, Jokowi pun diminta berhati-hati dan mempertimbangkan dengan cermat nama yang akan ditunjuk.

Menurut Tama, Jokowi semestinya melihat rekam jejak nama-nama yang akan ditugasi sebagai Menteri KKP. Selain itu, integritas, independensi, dan kompetensi menjadi hal yang penting yang harus dimiliki calon pemimpin di Kementerian.

“Karena yang diganti ini korupsi, ada aspek-aspek yang mesti diperhatikan,” katanya.

Ia berharap menteri selanjutnya tidak hanya memiliki semangat yang kuat terhadap anti-rasuah, tapi juga berpihak terhadap isu-isu kelautan dan perikanan.

Baca Juga :  Banjir Kalimantan Selatan Luput dari Perhatian, Netizen Protes Presiden Jokowi

“Semoga ada partisipasi Presiden untuk mengawal perbaikan yang terjadi di KKP,” katanya.

Edhy Prabowo telah mengundurkan diri sebagai Menteri KKP setelah ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu, 25 November.

Jokowi pun menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menteri  KKP ad Interim.

Penugasan itu berlaku hingga ditetapkannya Pelaksana Harian Menteri Kelautan dan Perikanan dengan Keputusan Presiden.

www.tempo.co