JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Menarik, Deretan Usahawan Muda Kreatif Sragen Ini Buka Rahasia Suksesnya. Mulai dari Kopi Imaji sampai Cupang Mania, Ternyata Semua Kuncinya 2 Ini!

Usahawan muda perintis Imajikopi saat berbagi cerita dengan Cabup Yuni. Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Calon bupati petahana Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyempatkan bertemu dengan sejumlah pelaku usaha dan komunitas UMKM di Bumi Sukowati.

Sejumlah pelaku UMKM dan usahawan muda dari berbagai jenis usaha mendapat kesempatan ngobrol dan berbagi cerita perjuangan serta lika-liku yang dihadapi.

Beberapa pelaku UMKM yang diundang di antaranya Mas Febry dengan usaha kopi nya yang bernama Imajikopi. Lalu Mas Tegar dengan usaha rice bowl Barbar Bowl- nya.

Kemudian ada Rima dengan komunitas handcraft yang bernama Konde dan Mas Andry yang merupakan pentolan komunitas penggemar ikan cupang.

Di hadapan Mbak Yuni, mereka bercerita dan sharing ihwal perjuangan merintis hingga usaha mereka kini bisa dikenal dan mendapat tempat di hati masyarakat. Termasuk kunci sukses mereka yang ternyata hanya dari dua kata.

Baca Juga :  Tambah 11 Warga Positif dan 1 Meninggal, Kasus Covid-19 Sragen Melaju Jadi 1.120. Ada 1084 Warga Kontak Erat, Total Sudah 111 Warga Meninggal Dunia

“Inovasi dan momentum. Itulah dua hal yang saya garisbawahi dengan tebal dari perjuangan mereka hingga bisa survive dan usahanya berkembang,” ujar Yuni, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (12/11/2020).

Yuni kemudian menyampaikan bahwa memanfaatkan momentum adalah suatu hal yang harus dilaksanakan oleh para pelaku usaha.

Menurutnya, memilih nomentum menjadi penting bagi pelaku usaha yang saat ini mengalami dalam masa yang sangat sulit.

“Selain berinovasi, memanfaatkan momentum juga sangat perlu dilakukan oleh para pelaku usaha,” katanya.

Di hadapan Yuni, Febry mengakui menggunakan momentum maraknya minuman kopi, kemudian meracik minuman kopi yang unik dengan berbagai rasa dengan harga yang terjangkau.

“Dan tentu saja bisa menyasar pasar yang lebih besar,” tuturnya.

Tegar dan komunitas cupangnya berpose bersama Cabup Yuni. Foto/Wardoyo

Kemudian, Tegar menyampaikan memanfaatkan momentum teman-teman yang butuh makanan yang unik dan tidak biasa.

Dari situlah, ia kemudian membuat kreasi “nasi bungkus” dengan sensasi modern dan rasa yang beda dari yang lain.

Baca Juga :  Tambah Lagi 25 Warga Sragen Hari Ini, Jumlah Kasus Covid-19 Capai 1.285. Sudah 115 Warga Meninggal Dunia

“Dan tentu saja yang menarik bagi kawula muda yang butuh sesuatu yang unik,” kata dia.

Sementara, Rima bersama Konde melihat momentum naiknya tren masker. Kemudian mulai membuat masker handmade yang unik dan cantik.

Sampai akhirnya dia mulai kewalahan menghadapi orderan. Lantas, Andry cupang dan teman-temannya melihat maraknya ikan cupang akhir-akhir ini.

Mereka menggunakan momentum untuk mulai belajar bersama bagaimana beternak cupang yang unik siripnya.

“Jadi kuncinya semua jangan lelah dalam berinovasi. Perhatikan tren yang sedang digemari, kemudian manfaatkan momentum itu agar usaha kita bisa ikut terangkat. Tidak lupa, tidak ada salahnya bergabung dengan komunitas, agar teman-teman dapat sharing informasi dengan teman lain dengan kegemaran yang sama,” jelas Yuni. Wardoyo