JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Nggak Nyangka, Ternyata Biaya Sekali Pemakaman Jenazah Covid-19 di Karanganyar Mencapai Segini. Masih Ada Tunggakan Biaya Pemakaman 60 Jenazah Yang Belum Cair!

Prosesi pemakaman warga Karangpandan positif covid-19. Foto/Beni

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Biaya pemakaman warga yang terkonfirmasi Covid-19  yang dilakukan oleh petugas pemulasaraan jenazah di Karanganyar diklaim paling rendah jika dibandingkan dengan wilayah lain.

Insentif para petugas ini dipatok sebesar Rp 250.000 perorang untuk sekali pemakaman. Untuk daerah lain, biaya pemulasaraan bahkan sampai Rp 1 juta sekali pemakaman.

Meski kecil, para petugas ini tidak pernah meminta atau menerima pemberian biaya pemakaman dari pihak keluarga.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto kepada sejumlah wartawan menyampaikan ada sekitar 24 orang petugas pemulasaraan jenazah tekonfirmasi Covid-19.

Baca Juga :  Anggaran Polres Karanganyar 2021 Hanya Naik 0,21 % Sebesar Rp 80.750 Miliar, Kapolres Mengaku Tetap Bersyukur. Berharap Spirit Kinerja Tak Kendor Untuk Beri Pelayanan Terbaik!

Ke-24 petugas ini dibagi menjadi 3 shift yang terdiri dari 8 orang untuk sekali pemakaman.

“Jika dibandingkan dengan resiko, nilai insentif yang mereka terima sangat kecil jika dibandingkan dengan daerah lain. Saya sendiri secara pribadi sangat kasihan. Meski demikian para petugas tidak pernah mengeluh. Mereka tetap semangat dan menilai apa yang dilakukan adalah bagian dari ibadah dan pengabdian,” ujarnya Jumat (13/11/2020).

Baca Juga :  Parah, 4 Perusahaan Besar di Karanganyar Nunggak Setoran BPJS Sampai Rp Rp 2,5 Miliar. Kasusnya Kini Dilaporkan ke Kejaksaan

Menurut Sundoro sampai saat ini, dari 85 pemakaman, insentif yang baru dicairkan sebanyak 25 kali pemakaman.

Sisanya sebanyak 60 pemakaman belum dicairkan dan saat ini dalam proses pengajuan. Sundoro menyatakan, untuk dana insentif tahap kedua, pihaknya akan mengajukan usulan tambahan kenaikan sebesar Rp 750.000 sekali pemakaman.

“ Kita berharap ajuan kita disetujui dan insentif  pemulasaraan jenazah warga yang terkonfirmasi Covid-19  sama dengan daerah lain,” pungkasnya. Wardoyo