JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Penganiayaan Sadis di Taman Krido Anggo Sragen. Pemuda Sok Jagoan Asal Gesi Hajar dan Injak-Injak Pelajar SMA Hingga Masuk Rumah Sakit

Kapolsek Sragen Kota, AKP Mashadi saat mengecek kondisi pelajar korban penganiayaan yang dirawat di RSUD Sragen, Minggu (8/11/2020). Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aksi penganiayaan sadis terjadi di Taman Krido Anggo Sragen, Minggu (8/11/2020) dinihari tadi.

Seorang pelajar SMA asal Nglorog, Sragen Tengah, berinisial AK (18) dihajar habis-habisan oleh pemuda asal Srawung, Gesi, berinisial DN (23).

Pelajar yang duduk di kelas XII SMA itu dipukuli bertubi-tubi wajah dan dadanya. Kemudian diinjak-injak kepalanya hingga korban terkapar.

Kasus itu terungkap setelah orangtua korban, Sutarto (43) melaporkan kejadian yang menimpa putranya ke Polsek Sragen Kota, Minggu (8/11/2020) siang tadi.

Di hadapan petugas, ia menceritakan apa yang menimpa putranya. Dari hasil penyelidikan polisi, aksi penganiayaan sadis itu terjadi pukul 04.00 WIB dinihari tadi.

Baca Juga :  Tertunda, Nasib Hukuman Mantan Kades Trobayan dan Suami Yang Raup Rp 515 Juta dari Seleksi Perangkat Desa. Jaksa Sebut Berkas Tuntutan Belum Siap!

Kejadian bermula ketika korban dan pelaku ada bertemu di depan Indomaret Gudangkapuk, Sragen Wetan, Sragen sekitar pukul 04.00 WB.

Saat itu, korban bersama temannya ADB (23) warga Kampung Sidomulyo Sragen, tengah nongkrong di depan Indomaret. Saat bersamaan, pelaku DN juga ada di lokasi.

Saat DN berjalan, dia tersinggung melihat korban yang memandanginya dengan mata melotot. DN yang mengira korban menantang, kemudian panas dan langsung menghampiri korban.

“Setelah itu, pelaku mendatangi korban dan nantang duel satu lawan satu di Krido Anggo. Korban kemudian dipukuli di Krido Anggo dengan tangan kosong oleh pelaku hingga mengalami luka-luka,” papar Kapolsek Sragen Kota, AKP Mashadi mewakili Kapolres AKBP Yuswanto Ardi, Minggu (8/11/2020).

Baca Juga :  Innalillahi, Hampir Seminggu Tak Sadar, Anggota DPRD Malang Hari Sasongko Yang Kecelakaan Maut di Tol Sragen Akhirnya Meninggal Dunia. Total 2 Legislator Meninggal, Satu Masih Dirawat

Di lokasi taman yang agak sepi itu, korban dipukuli dengan tangan berkali-kali. Korban yang kalah dewasa dan tenaga, hanya bisa pasrah jadi bulan-bulanan pemuda sok jagoan itu.

Tak puas hanya memukuli wajah, pelaku juga menendang dada korban dan menginjak-injak kepalanya hingga korban tersungkur jatuh. Melihat lawannya tak berdaya, pelaku langsung meninggalkan korban dan temannya.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Sragen oleh temannya dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif.

‘Kondisinya luka memar-memar. Sampai siang tadi masih dirawat di RSUD. Saat ini kami masih melakukan pendalaman kasus ini,” papar Mashadi. Wardoyo