JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Rekaman Lensa Pesona Pasar Bahulak di Desa Karungan Sragen. Dari Sego Thiwul Sampai Joget Tayuban…

Lapak jajanan kuno macam thiwul, mie tiwul, nasi menir hingga wedang secang dan wedang gemblung, laris manis diburu pengunjung. Foto/Wardoyo

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabupaten Sragen memang dikenal sebagai daerah kaya akan warisan sejarah dan budaya. Tidak hanya itu, beragam potensi juga terus bermunculan, menjadi daya tarik tersendiri.

Salah satunya adalah Pasar Bahulak yang belakangan banyak menjadi perbincangan dan buruan warga. Pasar dengan nuansa tempo dulu itu berada di Desa Karungan, Kecamatan Plupuh.

Pasar yang berlokasi di kebun rindang itu memang bukan sembarang pasar. Sebab pasar itu hanya hidup dua kali sebulan yakni di setiap Pasaran Minggu Legi dan Pahing.

Baca Juga :  Berikut Daftar Lengkap 30 Warga Sragen yang Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19 Hari Ini. 10 Orang Positif dari Rapid Reaktif dan Polling Swab!

Pesona Pasar Bahulak rupanya mampu menjadi magnet ratusan warga untuk berbondong-bondong mengunjunginya. Seperti yang terlihat pada Minggu (1/11/2020) pagi.

Sejak dibuka pukul 06.00 WIB, ratusan warga berbagai wilayah sudah menyerbu untuk menyaksikan dan belanja di pasar yang penampakannya mirip pasar kuno di zaman kerajaan tempoe doeloe.

Baca Juga :  Viral Beredar Video Serem Motor Putih Mendadak Jalan dan Parkir Sendiri di Parkiran RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen. Ini Kata Dirut RSUD Sragen!

Bahkan dari catatan pengelola, transaksi yang terjadi pada Minggu (1/11/2020) mengalami peningkatan. Dari sebelumnya Rp 13 juta, menjadi Rp 16 juta lebih. JOGLOSEMARNEWS.COM mencoba menyajikan pesona yang dijumpai di Pasar Bahulak Karungan.  (Wardoyo)

Berikut rekaman lensanya:

Warga berbondong-bondong ke Pasar Bahulak di Karungan, Plupuh, Sragen, Minggu (1/11/2020) pagi. Foto/Wardoyo

Para penari tayub unjuk kebolehan memberikan hiburan di tengah Pasar Bahulak. Foto/Wardoyo

 

Pengunjung berburu suvenir bernuansa kuno. Foto/Wardoyo

 

Lapak jajanan kuno macam thiwul, mie tiwul, nasi menir hingga wedang secang dan wedang gemblung, laris manis diburu pengunjung. Foto/Wardoyo

 

Anak-anak asyik bermain dolanan ayunan dari bambu dan egrang yang ada di Pasar Bahulak. Foto/Wardoyo

 

Pengunjung berbondong-bondong menyambangi Pasar Bahulak. Foto/Wardoyo

 

Pengunjung Pasar Bahulak menukar uang dengan koin kuno dari tempurung untuk belanja. Foto/Wardoyo

 

Para pengunjung berjoget tayuban. Foto/Wardoyo

 

Lapak kuliner dan jajanan paling laris diburu. Foto/Wardoyo

 

Kades Karungan, Joko Sunarso. Foto/Wardoyo