JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Tak Kuat Naik Turun Jalur Tawangmangu, Truk Maju Sihombing Mendadak Blong dan Terjun ke Jurang. Sempat Tabrak Tiang Listrik Langsung Nyungsep di Sawah

Truk ngeblong dan nyungsep ke jurang di Tawangmangu, Karanganyar, Rabu (4/11/2020). Foto/Beni
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebuah truck box menabrak tiang listrik melaju keparit hingga akhirnya nyungsep kesawah di ruas jalur Tawangmangu-Matesih tepatnya Desa Bomo Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar Rabu (04/11/2020).

Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir sekitar Rp 10 juta rupiah. Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , menyebutkan pagi itu truck box dengan Nopol B-9782-UYT yang dikemudikan oleh Maju Sihombing (47) warga Bekasi, Jawa Barat melaju dari timur arah Tawangmangu menuju ke barat arah Matesih.

Namun diduga karena rem blong dan kondisi jalan naik turun berkelok sehingga sopir tidak bisa menguasai medan.

Baca Juga :  Kabar Baik, Lebih dari 2.000 Guru Honorer di Karanganyar Berpeluang Besar Diangkat Jadi PPPK. Simak Informasinya Berikut!

Dengan laju kecepatan yang lumayan tinggi pada saat itu sopir hendak mengerem, namun apes rem truck malah blong.

Maka tanpa habis pikir sopir berusaha mengambil risiko pilihan yang paling kecil daripada risiko tercebur ke jurang.

Sejurus kemudian sang sopir mambanting stir ke kiri daripada masuk ke jurang dan akhirnya menabrak tiang listrik. Namun karena kecepatan tinggi setelah menabrak tiang listrik laju truck masih berjalan hingga akhirnya masuk ke parit dan berakhir nyungsep disawah.

Kanitlaka Ipda Widya Putri mewakili Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Maulana Ozar mengatakan tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Hanya saja kendaraan mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Air Mata Mantan Bupati Rina Menetes Tak Tega Lihat Kondisi Dwi Rahayu Asal Jumantono Karanganyar Yang Tinggal Tulang Terbungkus Kulit Digerogoti Penyakit Misterius

“Tim dari Satlantas Polres Karanganyar sudah terjun kelokasi dan sudah kendaraan sudah dievakuasi,” tandasnya.

Menurut Kanitlaka Ipda Widya Putri selain rem blong besar kemungkinan sopir tidak bisa menguasai medan Tawangmangu melewati jalur selatan yang cukup tinggi dan penuh tikungan berkelok. Apalagi sopir berasal dari luar kota tidak terbiasa melintas dijalur tersebut.

“Kepada siapapun harus berhati-hati jika melintas di jalur selatan Tawangmangu-Matesih karena rawan kecelakaan,” ungkapnya. Beni Indra