JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Wali Kota Solo Siap Dicopot dari Jabatannya Jika Terbukti Abai Protokol Kesehatan

Wali kota Solo, FX Hadi Rudyatmo saat membuka kembali Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Jumat (19/6/2020). Prihatsari

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo siap disanksi tegas jika terbukti abai dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan covid-19 di Solo.
Bahkan dirinya mengaku siap dicopot dari jabatannya jika pelaksanaan prokes di Solo tidak diawasi.

Rudy mengatakan hal itu menyusul keluarnya instruksi Mendagri terkait penerapan prokes. Bahkan ancaman pencopotan dari jabatan dapat diterapkan pada kepala daerah yang abai terhadap pelaksanaan prokes di daerahnya.

“Saya siap. Dicopot juga siap kalau salah,” tegasnya, Senin (23/11/2020).

Baca Juga :  Setelah Dilantik Jadi Wali Kota Gibran Akan Prioritaskan Penanganan Covid-19 Terutama dalam Pemulihan Ekonomi

Rudy menambahkan, pihaknya bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo tidak henti-hentinya menyerukan penerapan protokol kesehatan secara ketat pada seluruh warga Solo.

Hal itu dilakukannya mengingat masifnya penambahan kasus baru positif covid-19 di Solo beberapa waktu terakhir.

“Penambahan kasus baru selalu banyak akhir-akhir ini. Bahkan dalam satu hari bisa tembus 100 kasus baru. Ini menjadi perhatian kita bersama karena penyebarannya sudah di level klaster keluarga,” imbuhnya.

Untuk itu, Rudy meminta kepada seluruh warga Solo untuk tidak kendor melaksanakan 3M.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi UNS Tunda Pembelajaran Tatap Muka

“Jangan kendor. Terus kita tekankan untum 3M, memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan,” tukasnya.

Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 Solo mencatatkan jumlah kasus positif covid-19 di Solo sebanyak 2005 per Minggu (22/11/2020).

Dari jumlah tersebut terdiri dari 1085 orang dinyatakan sembuh, 649 orang menjalani isolasi mandiri, 182 orang dirawat di RS, serta 89 meninggal dunia. Triawati PP