JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Waspada, Sehari Ini Tambah 15 Warga Positif dan 1 Meninggal, Kasus Covid-19 Karanganyar Melonjak Jadi 953. Jumlah Warga Meninggal Capai 165

Ilustrasi positif virus covid-19
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan. Hari ini, Minggu (8/11/2020), jumlah kasus  warga covid-19 di Bumi Intanpari sudah meroket mencapai 963 kasus atau bertambah 15 dalam sehari tadi.

Tidak hanya itu, jumlah pasien suspek di Karanganyar juga terus menanjak mencapai 2.384 dengan tren warga meninggal juga makin bertambah.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Minggu (8/11/2020) petang, jumlah kasus positif covid-19 sudah mencapai angka 953.

Baca Juga :  Berikut Daftar 31 Warga Positif dan Meninggal Sragen Hari Ini. Dua Desa di Masaran Paling Banyak, 8 Orang Dirawat di Rumah Sakit

Angka ini bertambah 15 kasus baru hari ini dari sehari sebelumnya 938 kasus.
Dari jumlah kasus itu, 201 orang masih dirawat, 691 sembuh dan 61 meninggal dunia.

Kemudian untuk kategori suspek covid-19 juga bertambah mencapai angka 2.384 pasien.

Dari jumlah itu, 2.241 orang dinyatakan selesai pantauan, 85 orang masih dirawat dan 58 orang meninggal dunia.

Sementara, hingga hari ini jumlah warga yang meninggal dunia terkait covid-19 tercatat sudah mencapai 165 orang.

Rinciannya 61 warga meninggal dengan status positif covid-19, 58 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan 46 warga meninggal dalam status probabel. Hari ini dilaporkan satu pasien berstatus probabel kembali meninggal dunia.

Baca Juga :  Kabar Terbaru, Bupati Karanganyar Umumkan Belajar Tatap Muka di Sekolah Akan Dimulai Awal Januari 2021. Orangtua Yang Tak Rela Boleh Tidak Setuju!

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seolah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo