JOGLOSEMARNEWS.COM Umum

Ada Apa dengan Sragen, 15 Kecelakaan Maut Beruntun dalam 3 Bulan Terakhir, 18 Korban Tewas Mengenaskan. Korbannya dari Pelajar, Honorer, Kepala Sekolah, Dosen Hingga Pimpinan DPRD!

Kondisi kendaraan dan korban tewas dalam rentetan kecelakaan maut di Sragen dalam beberapa waktu terakhir. Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jalanan di wilayah Sragen kembali menjadi sorotan. Seperti istilah loss doll, rentetan kasus kecelakaan maut terjadi secara beruntun dalam beberapa waktu terakhir.

Tercatat ada 15 kecelakaan maut terjadi hanya dalam kurun 3 bulan terakhir. Tak tanggung-tanggung, 18 nyawa melayang dalam tempo 3 bulan.

Ironisnya, dari 18 korban meninggal, mayoritas berprofesi sebagai pelajar, kepala sekolah, tenaga honorer, dosen hingga anggota DPRD serta pimpinan DPRD maupun ketua partai.

Berdasarkan catatan JOGLOSEMARNEWS.COM , kecelakaan paling tragis terjadi di jalan tol Sragen-Solo wilayah Masaran pada 3 Oktober lalu. Tiga orang tewas seketika seusai mobil sedan calon pengantin menggasak truk dari belakang.

Kemudian masih di jalur tol, ada dua anggota DPRD Kabupaten Malang, Hariyanto dan Hari Sasongko serta Wakil Ketua DPRD Pekalongan, Nunung Sugiantoro yang turut menjadi korban keganasan jalur tol.

Ketuganya meninggal dalam kecelakaan maut pada 20 Oktober dan 13 November 2020. Mengapa jalur Sragen belakangan menjadi begitu ganas hingga banyak terjadi kecelakaan nan merenggut korban nyawa?

Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Ilham Syafriantoro Sakti melalui Kanit Laka Ipda Irwan Marvianto mengatakan salah satu faktor pemicunya adalah perilaku berkendara yang kurang berhati-hati.

Hal itu ditunjukkan dari banyaknya kasus kecelakaan akibat menabrak kendaraan di depannya, hingga kecelakaan maut akibat pengendara gagal mendahului kendaraan di depannya.

“Faktor terbesar adalah kekuranghati-hatian dari pengendara. Beberapa kasus kecelakaan bermula dari hendak mendahului, tapi kurang memperhatikan situasi arus dari lawan arah. Ini kan berarti memang kurang hati-hati,” paparnya Selasa (1/12/2020).

Sementara, untuk kecelakaan maut di jalur tol, mayoritas dipicu oleh human error atau faktor pengemudi. Beberapa kasus kecelakaan maut di tol dalam waktu terakhir hampir semuanya diawali dari mengantuk dan kelelahan sehingga kehilangan konsentrasi.

“Imbauan kami, senantiasa berhati-hati dalam berkendara. Kalau ingin mendahului, pastikan jalur dan arus lawan arah sepi. Kemudian untuk jalur tol, jaga kondisi dan jangan dipaksakan kalau kondisi badan lelah atau mengantuk. Sebab Sragen memang menjadi titik lelah perjalanan baik dari arah timur maupun barat,” tandas Irwan. Wardoyo

Daftar 15 Kecelakaan Maut di Sragen Periode September-November 2020:

29 September
Kecelakaan tunggal menimpa minibus PO Hadimulyo jurusan Sumberlawang-Solo. Bus itu ambles dan terguling di jalan Solo-Purwodadi KM 22, tepatnya di depan gapura masuk Purworejo atau di depan rumah Sukirno di Dukuh Purworejo, Desa Purworejo, Gemolong, Selasa (29/9/2020) pagi.

Satu orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka dalam insiden tersebut. Korban tewas adalah penumpang yang duduk di belakang pengemudi minibus bernopol AD 1494 CE.

3 Oktober
Kecelakaan maut terjadi di jalan tol Solo-Ngawi tepatnya di kilometer 522, Masaran, Sragen, Sabtu (3/10/2020) dinihari.

Sebuah mobil sedan jenis Honda City menggasak truk tronton dari belakang hingga ringsek. Tiga penumpang mobil sedan warna hitam itu tewas seketika sedang satu orang lainnya luka-luka.

19 Oktober
Kecelakaan maut terjadi di ring road utara Sragen tepatnya di Dukuh Bangak RT 3, Kampung Sine, Sragen, Senin (19/10/2020). Seorang pelajar SMP tewas mengenaskan usai menggasak tronton pengangkut semen.

Baca Juga :  Kabar Duka Sragen, Sekretaris Dinas Pendidikan Firdaus SU Meninggal Dunia. Sempat Mengeluh Batuk-Batuk, Saat Dilarikan ke RSUD Tak Terselamatkan!

Korban diketahui bernama Egi Pradipta Untara (13) asal Dukuh Tenggak RT 17, Desa Tenggak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.

19 Oktober
Kecelakaan maut terjadi di Gondang Sragen, Senin (19/10/2020) pagi. Seorang pengendara motor ditemukan tewas mengenaskan usai tersenggol pikap dan langsung disambut truk dari arah berlawanan.

Korban meninggal diketahui adalah seorang perempuan bernama Sri Rahayu (50) warga Dukuh Munggur RT 23, Desa Tunggul, Gondang, Sragen. Korban diketahui merupakan PNS yang menjabat sebagai Kepala SDN 2 Gondang Sragen.

20 Oktober
Kecelakaan maut terjadi di jalan tol Sragen-Ngawi tepatnya di KM 542, tepatnya di barat JPO Gondang, Sragen, Selasa (20/10/2020) pagi.

Mobil yang ditumpangi Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pekalongan yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Nunung Sugiantoro (40), ringsek usai menggasak pembatas jalan tol di wilayah Gondang.

Nunung tewas mengenaskan dalam kecelakaan tersebut sedangkan sopirnya, Syaiful Huda (37) warga Dukuh Serang Wetan RT 02/06, Desa Tunjungsari, Kajen, Pekalongan.

21 Oktober
Kecelakaan maut yang menewaskan pelajar di bawah umur kembali terjadi di Sragen. Seorang pelajar SMP asal Desa Cemeng, Kecamatan Sambungmacan, Sragen tewas mengenaskan dalam kecelakaan di tikungan Gendol Jalan Raya Tangen – Galeh, Gendol, Kecamatan Tangen, Sragen, Rabu (21/10/2020).

Korban tewas diketahui bernama Muhammad Arjun (13) asal Dukuh Ngarum RT 2, Desa Cemeng, Sambungmacan. Siswa yang duduk di bangku kelas 1 SMP itu tewas mengenaskan setelah terlempar dari boncengan vespa temannya.

27 Oktober
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Sragen-Ngawi tepatnya di Banaran, Sambungmacan, Sragen, Selasa (27/10/2020) petang. Seorang pengendara motor ditemukan tewas mengenaskan dalam insiden tersebut.

Korban tewas adalah seorang dosen asal Jatim bernama Eko Budi Setiawan (50) warga Jl. Piranha Mas IV, No. 16 Rt. 017/ Rw. 004, Desa Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur.

8 November
Kecelakaan maut terjadi jalan Raya Ngawi-Sragen tepatnya di Kenatan, Bumiaji, Gondang.

Seorang pengendara sepeda motor tewas seusai menggasak kendaraan roda empat yang mendadak mengurangi kecepatan Senin (8/11/2020), pukul 22.00 WIB. Korban diketahui bernama Denis Alfico Rama Mahendra (21).

Pemuda asal Jl. Lombok RT 03/ 11, Wot Sogo, Jatirogo, Tuban, Jatim itu tewas setelah mengalami pendarahan perut. Sempat menjalani perawatan di RSUD, nyawanya tak terselamatkan.

12 November
Kabar duka menghampiri Pemkab Sragen. Sopir mobil box di Bagian Umum Setda Sragen, Nugroho Prihanto meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan maut, Kamis (12/5/2020).

Pegawai berstatus honorer berusia 35 tahun itu tewas setelah bertabrakan dengan pengendara sepeda motor di Jalan Sragen-Batujamus wilayah sekitar Mojokerto Kedawung.

Pegawai muda asal Dukuh Bligi RT 18/3, Desa Jekawal, Tangen, Sragen itu meninggal seketika di lokasi kejadian akibat kejadian itu.

13 November
Kecelakaan maut yang merenggut anggota DPRD kembali terjadi di ruas tol Sragen. Jumat (13/11/2020) dinihari, dua orang anggota DPRD Kabupaten Malang tewas mengenaskan setelah mengalami kecelakaan maut di Tol Sragen-Ngawi tepatnya di KM 522 depan Poll Derek PT JSN, Masaran, Jumat (13/11/2020).

Korban tewas diketahui bernama Hariyanto (54) anggota Fraksi PDIP Kabupaten Malang asal Dukuh Krajan RT 03/01, Ds. Sumber Pasir, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jatim.

Baca Juga :  Korban Penipuan Arisan Online di Sragen Bongkar Arogansi Keluarga Mahasiswi Bandar Arisan. Mulai dari Diancam, Mobilnya Dimassa, Hingga Berkoar Tak Takut Polisi dan Satu Kompi TNI!

Korban meninggal di lokasi kejadian setelah mengalami luka parah bagian kepala, patah leher dan bagian tubuh lainnya.

Satu rekannya, Hari Sasongko (56) anggota DPRD asal Tambakrejo RT 05/02, Desa Tambaksari Kecamatan Tajinan, Malang meninggal sepekan kemudian. Ia mengalami lupa kepala berat, laserasi kepala kiri atas dan patah tangan.

16 November
Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas jalan Sragen-Ngawi tepatnya di depan Klinik Pratama Al-Ikhlas, Bener, Ngrampal, Sragen, Senin (16/11/2020) malam.

Dua orang pengendara motor terlibat adu banteng dengan mobil truk hingga menewaskan satu orang dan satu luka.

Korban tewas adalah pengendara motor Honda Supra X K-4215-IG, bernama Dwi Wibowo (28) warga Dukuh Pejing RT 04/10, Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara.

21 November
Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan raya Sragen-Batu Jamus. Kali ini, kecelakaan terjadi di depan toko  alat listriK Wahana Kroyo, Karangmalang, Sragen.

Seorang pengendara motor tewas mengenaskan usai menggasak pohon di tepi jalan. Sebelumnya pengendara motor itu hilang kendali setelah menyenggol pengendara motor di depannya.

Kecelakaan melibatkan pengendara motor Yamaha MX AD-2809-KA dengan pemotor Honda Scoopy AD-4258-BEJ.

Korban tewas adalah pengendara Yamaha Jupiter MX, bernama Suparno (60). Pengendara asal Mojo RT 04/02, Pasar Kliwon, Solo itu tewas mengenaskan di lokasi kejadian setelah mengakami luka parah di bagian kepala, bahu, leher dan patah kaki

25 November
Kecelakaan maut terjadi di jalan kampung jalur Slamet Riyadi Kampung Ringin Anom RT 5/188, Kelurahan Sragen Kulon, Sragen Kota, Sragen.

Gegara mendahului terlalu mepet, seorang pengendara motor perempuan menggasak nenek-nenek pejalan kaki hingga tewas.

Korban tewas adalah pejalan kaki bernama Wagiyem (57) warga Kampung Ringin Anom RT 5/188, Sragen Kulon, Sragen Kota, Sragen.

25 November
Kecelakaan maut adu banteng antara mobil dan truk terjadi di Jalan Raya Sragen–Ngawi tepatnya di Dukuh Krujon RT 30, Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Rabu (25/11/2020) pukul 06.15 WIB pagi.

Sebuah mobil Daihatsu Xenia H 8543NL yang membawa rombongan keluarga bertabrakan hebat dengan truk Mitsubishi light truk AD 1586 KU.

Satu orang meninggal dunia dan enam lainnya dalam kecelakaan mengerikan itu. Semua korban berasal dari Mobil Xenia.

Korban tewas adalah pengemudi Xenia, Sutimin alias Syarifudin Zuhri (52) warga Dukuh Ngonto RT 01/02, Desa Candi, Bandungan, Semarang.

Ia tewas setelah mengalami luka
leher patah, paha kaki kanan patah, hidung dan telinga keluar darah dan jejas perut. Sedangkan enam penumpangnya luka.

28 November
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Solo-Sragen KM 11 tepatnya di depan BRI Masaran Sragen, Masaran, Sabtu (28/11/2020) pagi.

Seorang pengendara motor tewas mengenaskan usai terlindas truk gandeng dari arah berlawanan.

Korban tewas diketahui bernama Yoga Nur Handika (25) warga Winong RT 36/6, Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen itu ternyata sempat terlindas tiga roda truk gandeng secara beruntun. (*/Wardoyo)
Data: JOGLOSEMARNEWS.COM