JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Satu Kepala Dinas di Karanganyar Positif Terpapar Covid-19, Kantor Dishutbun Langsung Ditutup. Semua Kabid Yang Kontak Erat Diswab, PNS Sementara Bekerja dari Rumah


 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kantor Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Karanganyar ditutup sementara selama tiga hari ke depan. Penutupan dilakukan menyusul Kepala Dinas Siti Maesyaroch yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , para pegawai di instansi tersebut menerima pemberitahuan pada hari Minggu (06/12/2020) siang.

Isi pemberitahuan menyatakan bahwa Kepala Distanbunhut terkonfirmasi positif Covid-19 dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Karanganyar.

“Kami diberitahu hari Minggu kemarin mas. Dari hasil koordinasi dengan instansi lain,  seluruh kepala bidang harus menjalani swab test pada hari Senin (07/12/2020). Karena sebelumnya pernah melakukan kontak erat dengan ibu kepala dinas,” ujar salah satu PNS di Distanbunhut, Senin (07/12/2020).

Baca Juga :  Duh, Vaksinasi Covid-19 di Sragen Batal Digelar Besok. Kiriman 1.776 Dosis Sinovac Ditunda, Ini Masalahnya!

Dikatakannya, seluruh ruangan kantor juga telah dilakukan penyemprotan oleh BPBD, termasuk ruang kerja Kepala Distanbunhut.

“Semua sudah disemprot mas. Ruangan ibu juga dikunci. Kita juga bekerja dari rumah selama tiga hari ke depan,” jelasnya.

Semenetara itu, dikonfirmasi terpisah, Plt Sekrtaris Distanbunhut, Riyanto mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah pimpinannya terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak.

Baca Juga :  2 Minggu PPKM di Karanganyar, Semua Fasum Fasos Tutup, PKL Dilarang Jualan. Bupati Minta Masyarakat Sabar dan Ikhlas!

Hanya saja, ia menyampaikan dari hasil komunikasi terakhir, Kepala Distanbunhut saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD.

Meski demikian, untuk mengantisiapasi berbagai kemungkinan, pihaknya juga telah melakukan pendataan terhadap seluruh karyawan untuk mengikuti swab test yang akan dilaksanakan  pada hari Selasa (08/12/2020).

“Sebelumnya para Kepala Bidang yang pernah melakukan kontak erat sudah kita lakukan swab test. Selanjutnya para kepala seksi serta  karywan lainnya,” ujarnya. Wardoyo