KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Menyikapi dinamika sosial dan berbagai persoalan yang terjadi akhir-akhir ini, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Tengah meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing dengan hal-hal yang dapat memperkeruh suasana.
Hal tersebut dikatakan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Musta’in Ahmad usai membuka rapat koordinasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Karanganyar Kamis (17/12/2020).
Menurut Musta’in, saat ini kehidupan beragama tidak bermasalah. Menurutnya, saat ini memastikan kehidupan beragama tidak terganggu karena ada pandemi Covid-19.
“Tidak hanya persoalan agama yang terganggu. Semua terganggu akibat pandemi ini. Soal pendidikan, ekonomi, semua harus dikonstruksi ulang. Tidak ada persoalan sebenarnya. Yang ada itu adalah asumsi. Seolah-olah ada bahaya. Kalau sekarang ada orang dianggap melakukan pelanggaran dan tindak pidana, ada mekanisme penyelesaiannya. Kita hormati bersama dan kita awasi,” ujarnya.
Musta’in mengatakan spirit agama seharusya membuat lebih optimis, lebih lebih rukun sesama anak bangsa. Para tokoh agama dapat memberikan panduan agama ini kepada siapa saja, sehingga tercipta kedamaian.
“Kita harapkan tokoh agama dapat memberikan panduan agama yang baik kepada warga. Saya juga meminta masyarakat diminta utuk tetap tenang. Kalau masalah pasti ada. Tapi bagaimana kita memandang, bagaimana kita menyelesaikan masalah itu dengan panduan agama. Tentu panduan agama itu panduan yang menyejukkan,” pungkasnya. Wardoyo
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















