JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Bikin Haru, Nenek Pencuri Sabun Mandi di Laweyan Solo Tak Ditahan Tapi Malah Dikasih Sembako oleh Polisi

Seorang nenek asal Laweyan, Solo, Sutarti (63) tertangkap basah mencuri sejumlah barang di salah satu minimarket, Kamis (03/12/2020). Foto: JSNews/Prabowo
PPDB
PPDB
PPDB

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Seorang nenek asal Laweyan, Solo, Sutarti (63) tertangkap basah mencuri sejumlah barang di salah satu minimarket, Kamis (03/12/2020). Beberapa dagangan yang diambil dan berhasil diamankan mulai sabun mandi, body lotion hingga minyak wangi.

Aksi pencurian itu bermula, saat pelaku memasuki mini market di Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan sekira pukul 09.40 WIB. Saat mengambil keperluan pribadi tersebut, kasir mengetahui dari pantauan layar monitor CCTV.

“Lalu, pelaku diamankan oleh petugas mini market dan menghubungi anggota Polsek Laweyan,” kata Kapolsek Laweyan, AKP Ismanto Yuwono, Senin (07/12/2020).

Baca Juga :  Geger! Pria Lansia di Tipes Solo Ditemukan Meninggal di Tempat Duduk

Setelah dibawa ke Mapolsek Laweyan, jajaran kepolisian justru mendapatkan fakta yang mengharukan. Sang nenek terpaksa mencuri karena himpitan ekonomi.

Selain itu, lanjut Ismanto, pihaknya mengecek ke kelurahan dan ternyata benar pelaku memang tidak memperoleh bantuan. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, pelaku bekerja serabutan dengan mengasuh anak-anak yang warga lain titipkan kepadanya.

“Jadi pelaku ini tidak memperoleh bantuan apa pun dari pemerintah selama pandemi. Nilai kerugian minimarket yang menjadi korban pencurian juga di bawah ketentuan perundangan. Korban pun bersedia memaafkan perbuatan pelaku,” paparnya.

Baca Juga :  Operasi Yustisi Tanpa Masker di Manahan, 1 Orang Positif Covid!

Terkait peristiwa itu, kata Ismanto, pihaknya mengambil inisiatif dengan pertimbangan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut menggunakan sistem restorasi justice atau penyelesaian di luar jalur hukum.

“Kami melihat kondisi langsung di rumah kontrakan pelaku ini, ternyata memang benar membutuhkan. Namun kami juga mengingatkan agar tidak mengulangi. Kalau nanti terjadi ya kami proses secara hukum,” tegas mantan Kasatreskrim Polres Karanganyar tersebut. Prabowo