JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Dirut RSUD Karanganyar Ungkap Kondisi Awal Kepala Dishutbun Siti Maesyaroh Saat Masuk di RSUD. Ternyata Sempat Mengalami Begini dan Hasil Swabnya Positif Terpapar Covid-19

Dirut RSUD Karanganyar, Iwan Setiawan. Foto/Beni

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hasil tes swab pertama Kadinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Karanganyar, Siti Maesyaroh dinyatakan positif covid-19.

Swab pertama berasal dari luar RSUD Karanganyar. Siti dijadwalkan akan menjalani swab kedua di RSUD Karanganyar besok guna memastikan statusnya.

Direktur RSUD Karanganyar, Iwan Setiawan mengatakan meskipun hasil swab pertama dinyatakan positif, RSUD tetap akan melakukan swab pada Kadishutbun.

Rencana dilakukan esok mengingat hasil swab pertama dari rumah sakit lain baru diketahui hasilnya Senin (07/12/2020) kemarin.

Baca Juga :  Sudah 20 Warga Desa Gawan Tanon Sragen Positif Terpapar Covid-19 dan 2 Meninggal Dunia. Satgas Gencarkan Razia Kerumunan di Warung-warung Malam Hari, Yang Tak Pakai Masker Dihukum

“Mungkin Rabu esok (9/12/2020) kita swab untuk memastikan validitasnya,” paparnya, Selasa (8/12/2020).

Iwan menjelaskan Siti masuk RSUD Karanganyar pada Sabtu (5/12/2020)  dengan keluhan panas tinggi batuk sesak nafas.

Namun sebelum opname di RSUD Karanganyar, Siti Maesaroh sudah menjalani swab mandiri diluar RSUD.

Dan, hasil swab baru diketahui Senin ketahui yang bersangkutan dinyatakan positip covid.

“Untuk itulah RSUD Karanganyar juga akan melukukan swab guna evaluasi antara swab pertama dan swab kedua untuk mengambil tindakan selanjutnya,” ungkapnya.

Menurut Iwan, jika nantinya hasil evaluasi kedua swab baik maka bisa jadi Siti bisa menjalani isolasi mandiri dirumah alias bisa pulang.

Baca Juga :  Lagi, 3 Warga Sragen Kembali Meninggal Dunia Hari Ini Positif Terpapar. Satu Korban Masih Sangat Muda, 2 Orang Sama-sama Berinisial K

“Kita tunggu bagaimana nanti hasil evaluasinya. Yang jelas untuk sekarang masih dirawat di ruang isolasi kamar Wijaya Kusuma RSUD Karanganyar,” lanjutnya.

Sementara hingga tadi siang, Kantor Dishutbun masih sepi karena ditutup sementara hingga Rabu esok (9/12/2020) menyesuaikan situasi.

Jika dianggap aman maka bisa segera dibuka, namun jika dianggap belum aman maka penutupan kantor Dishutbun Karanganyar bisa diperpanjang. Beni Indra