JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

DKK Karanganyar Akui Sengaja Rahasiakan Status Zona Covid-19 Terbaru, Berubah Jadi Makin Hitam Atau Malah Oranye Tak Disebutkan. Alasannya Mengejutkan!

Ilustrasi petugas medis Puskesmas saat menjemput warga positif covid-19 untuk menjalani isolasi di Technopark. Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Memasuki minggu kedua Desember 2020 status zona covid Kabupaten Karanganyar mengalami perubahan. Namun Pemkab melalui DKK setempat sengaja dirahasiakan agar masyarakat tetap disiplin.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), Purwati mengatakan pihaknya sengaja merahasiakan perubahan status zona covid tersebut dengan pertimbangan komprehensif dan cermat.

Tujuannya adalah agar masyarakat tetap waspada dan  disiplin menjaga protokol kesehatan.

Sebab faktor kedisiplinan masyarakat itu adalah barometer utama pemicu naik turunnya jumlah warga terpapar covid sehingga mendorong pula sebagai variabel perubahan status zona.

“Yang jelas status Karanganyar zona merah sudah berubah per minggu ini bukan lagi zona merah tetapi mohon maaf atas pertimbangan berbagai faktor maka kami rahasiakan dengan tujuan agar masyarakat tetap disiplin dan tidak teledor lagi,” ungkapnya, Selasa (8/12/2020).

Baca Juga :  Makin Gawat, 14 Warga Sragen Positif Terpapar Usai Kontak dengan Warga Kudus. Benarkah Varian Baru Covid-19 Mulai Masuk Sragen?

Purwati menjelaskan dilihat dari sisi trend warga terpapar covid di Karanganyar memang mengalami kenaikan pada setiap harinya, tentunya diikuti pula tren kesembuhan.

Hanya saja, keputusan menentukan naik turunnya status zona tidak mesti karena faktor tren peningkatan warga terpapar covid. Namun banyak variabel secara detail yang menjadi pertimbangannya.

Namun yang jelas jika sudah masuk zona merah seperti yang terjadi pada 50 hari terakhir memang perlu kewaspadaan ekstra.

“Sudahlah  status tidak perlu dibuka apakah menurun atau tidak yang pasti status zona merah sudah berubah tidak lagi bertengger di zona merah,” kilahnya saat didesak JOGLOSEMARNEWS.COM .

Menurut Purwati secara psikologis pengumuman atas perubahan status zona covid itu senyawa dengan perilaku masyarakat.

Baca Juga :  Setelah Ngebut  Persiapan, Dinas Pendidikan Karanganyar Tegaskan Semua Sekolah di Karanganyar Siap Jalankan PTM

“Lha kalau saya omongkan sudah berubah menjadi zona ini, nanti masyarakat sak karepe dewe (semaunya sendiri) tidak lagi disiplin. Tapi jika saya omongkan statusnya hitam nanti masyarakat ketakutan, maka saya sampaikan sudah ada perubahan status gitu saja,” tegasnya.

DKK berharap apapun statusnya masyarakat diminta untuk tetap waspada dan disiplin mentaati protokol kesehatan agar statusnya zona covid kedepan juga tidak berubah lagi.

Apalagi akhir tahun ada libur nasional sedangkan Karanganyar adalah daerah kunjungan wisata maka harus saling menjaga dan saling mengantisipasi. Beni Indra