JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Duh Gusti, Diam-Diam Puluhan hingga Ratusan PSK Gunung Kemukus Bangkit Lagi. Nyamar jadi Pemandu Karaoke Hingga Pakai Kerudung

Suasana malam puncak ritual Jumat pon di Gunung Kemukus Sumberlawang, Sragen yang dipadati ribuan pengunjung. Foto/Wardoyo

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meski sudah ditutup untuk prostitusi dan dicanangkan menjadi wisata religi The New Kemukus, obyek wisata Malam Pangeran Samudera atau Gunung Kemukus ternyata belum sepenuhnya bersih dari kehadiran wanita penghihur.

Para wanita penjaja jasa syahwat itu diam-diam masih bersemayam di sekitaran kompleks obyek wisata di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Sragen itu.

Namun keberadaan mereka tak lagi terang-terangan seperti sebelum ditutup oleh Pemprov pada 2014 silam. Saat ini mereka beradaptasi dengan tidak vulgar dan menyamar sebagai pengunjung.

Baca Juga :  Pasangan Agung/Sukis Raih Juara Turnamen Bulutangkis Jokindo Cup 2021. Animo Peserta Tinggi Sekaligus Jadi Ajang Silaturahmi

“Masih seperti dulu Mas. Cewek-ceweknya juga masih ada, jumlahnya antara puluhan kadang kalau pas Malam Jumat, kalau 100 orang juga ada. Mereka di warung-warung karaoke dan di sekitar kompleks. Tapi nggak vulgar, ada juga yang nyamar pakai pakaian tertutup atau kerudung. Silakan bisa dicek,” ujar BUD, salah satu warga kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (26/12/2020).

Baca Juga :  Pimpin SOIna, Sekda Sragen Langsung Tergerak Ikhlaskan Tunjangan TPP Rp 10 Juta untuk Pembinaan. Sebut Kerja Kemanusiaan

Ia menuturkan mayoritas wanita penjaja syahwat itu berkedok pemandu karaoke. Mereka mangkal hampir tiap hari.

Namun jika hari Jumat atau hari pasaran ritual, banyak PSK dari luar kota yang juga datang untuk mengais rezeki. Mereka biasanya menyamar sebagai pengunjung, lalu menginap di warung-warung sembari menjajakan jasa.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua