JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Makin Meroket, Jumlah Kasus Positif Covid-19 Karanganyar Hari Ini Naik Jadi 2.646. Total Sudah 273 Warga Meninggal Dunia

Iustrasi pemakaman protokol covid-19. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus Corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus mengalami kenaikan signifikan. Alih-alih mereda, jumlah penambahan kasus positif covid-19 di Bumi Intanpari justru makin melonjak.

Hingga Sabtu (26/12/2020) petang ini, jumlah kasus warga covid-19 di Bumi Intanpari sudah meroket mencapai 2.646 orang.

Tidak hanya itu, jumlah pasien suspek di Karanganyar juga terus menanjak dengan tren warga meninggal juga makin bertambah.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Sabtu (26/12/2020) petang, jumlah kasus positif covid-19 sudah mencapai angka 2.646 orang.

Baca Juga :  13 Ekor Sapi Raksasa Hebohkan Karanganyar, Ternyata Ini Yang Terjadi

Dari jumlah kasus itu, 386 orang masih dirawat, 2.127 sembuh dan 133 meninggal dunia.

Kemudian untuk kategori suspek covid-19 juga bertambah mencapai angka 3.016 pasien.

Dari jumlah itu, 2860 orang dinyatakan selesai pantauan, 95 orang masih dirawat dan 61 orang meninggal dunia.

Sementara, Hingga hari ini jumlah warga yang meninggal dunia terkait covid-19 tercatat sudah melesat mencapai 273 orang.

Rinciannya ada 133 warga meninggal dengan status positif covid-19, 61 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan 79 warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  Kepergok Terlalu Ngeyel, 6 Pemilik Warung Makan dan Warkop di Karanganyar Didatangi Tim Satpol PP. Nih Simak Sanksinya!

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seolah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo