JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Geger Bunuh Diri Lagi di Jembatan Sapen Sragen. Korbannya Bapak-Bapak, Motor dan Sandal Jepitnya Ditinggal di Atas Jembatan

Warga berkerumun di lokasi sepeda motor tak bertuan di Jembatan Sapen yang diduga pemiliknya bunuh diri. Foto/Istimewa
PPDB
PPDB
PPDB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga di sekitar Jembatan Sapen di Dukuh Sapen, Desa Tanggan, Kecamatan Gesi digegerkan dengan temuan sepeda motor tak bertuan di atas jembatan itu, Jumat (4/12/2020).

Kabar yang berkembang, pemilik motor diduga bunuh diri terjun ke sungai Bengawan Solo di Jembatan Sapen.

Informasi yang dihimpun di lapangan, temuan sepeda motor tak bertuan itu diketahui pukul 05.30 WIB. Sepeda motor itu berjenis Honda Supra AD 3145 ARE warna merah hitam.

Sepeda motor itu ditemukan di atas jembatan. Di dekatnya ada sandal jepit yang diduga milik korban. Di dalam jok ditemukan STNK dan kartu identitas korban.

Baca Juga :  Kisah Perjuangan Ipda Sigit Krisyanto, Polisi Inspiratif Asal Sumberlawang Sragen. Tak Malu Nyambi Bertani dan Ternak Sapi, Raih Tiket Sekolah Perwira Berkat Aktif Bina Para Petani (1)

Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki berusia kepala empat sampai lima. Namun tidak ada saksi mata yang persis melihat saat kejadian.

“Tadi saya melintas jam 06.30 WIB lokasi di jembatan sudah ramai. Ada sepeda motor di atasnya dan sudah dikerumuni orang. Kabarnya ada yang bunuh diri nyebur ke sungai lagi. Orangnya masih dicari,” papar Hartati, salah satu warga Gesi yang sempat melintas di lokasi kejadian, Jumat (4/12/2020).

Kapolsek Gesi, Iptu Teguh Purwoko membenarkan informasi itu. Ia menyampaikan bahwa yang terjadi adalah penemuan sepeda motor di atas jembatan Sapen.

Kemudian di dekatnya ada sandal jepit dan di dalam jok ada STNK dan identitas pemilik. Namun soal keberadaan pemilik motor, masih belum diketahui.

Baca Juga :  Kepergok Ambil Motor, Pria Tua Rame-Rame Ditangkap Warga di Patihan Sidoharjo. Sempat Babak Bunyak, Saat Diamankan Malah Ngamuk Mau Melawan

“Kalau indikasi bunuh diri nyebur ke sungai, kami belum bisa memastikan. Apakah pergi ke warung atau menceburkan diri ke sungai, kami belum bisa memastikan. Ini masih dalam pencarian,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (4/12/2020).

Kapolsek menguraikan saat ini tim relawan gabungan masih menyisir lokasi dan sekitar TKP untuk mencari keberadaan korban.

Pencarian melibatkan tim Relawan SAR Himalawu, BPBD, Basarnas dan Relawan Ganefo.

“Ini masih melakukan penyisiran. Semoga segera ada titik terang,” tegasnya. Wardoyo