JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kecelakaan Tragis di Tikungan Tawangmangu Karanganyar. Mobil Carry Mendadak Hilang Kendali dan Terjun Nyungsep ke Perkebunan

Kondisi mobil Carry yang kecelakaan nyungsep di tikungan Sumokado, Tawangmangu, Karanganyar. Foto/Beni

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan tunggal terjadi di Dusun Sumokado, Desa Nglebak, Tawangmangu, Karanganyar, Selasa (01/12/2020) dinihari.

Sebuah mobil carry nyungsep di perkebunan warga. Diduga kuat kecelakaan itu disebabkan oleh sopirnya mengantuk.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM menyebutkan pada kecelakaan terjadi Selasa (1/12/2020) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB.

Minibus nahas itu berjenis Suzuki Carry Pikup Nopol AD-1732-RI yang dikemudikan Wahyu Rizki (40) warga Desa Jetis, Sukoharjo.

Kejadian bermula ketika pikap meluncur dari Tawangmangu menuju Karanganyar. Namun setelah sampai TKP tepatnya di tikungan Somokado, Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu, sopir diduga mengantuk dan kehilangan kendali.

Baca Juga :  Kecelakaan Truk Terguling di Tawangmangu, Diduga Rem Blong, Sopir Panik dan Banting Stir ke Kanan. Jari Tangan Patah!

Mobil mendadak terperosok dan meluncur bebas ke dalam perkebunan.

Beruntung mobil tidak sampai terperosok ke jurang karena letak perkebunan itu dekat jurang. Tidak ada korban jiwa, sopir hanya mengalami luka ringan.

Sejurus kemudian warga desa berdatangan untuk membantu proses evakuasi. Namun karena cuaca hujan dan gelap, evakuasi baru bisa dilakukan setelah matahari keluar.

Warga desa bersama polisi Satlantas Karanganyar melakukan evakuasi mobil tersebut. Diketahui mobil mengalami kerusakan fatal pada bagian kabin serta body samping.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Paryono Sebut Keputusan Presiden Tunjuk Komjen Listyo Sigit Sebagai Calon Kapolri, Sudah Tepat. "Yakin Saja yang Terbaik!"

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Maulana Ozar melalui Kanitlaka, Ipda Widya mengatakan kejadian itu sudah ditangani Satlantas Polres Karanganyar.

“Tidak ada korban jiwa pada kejadian itu dan diduga kuat penyebabnya mengantuk,” tandasnya.

Ipda Widya mengatakan kawasan tersebut rawan kecelakaan karena medannya gelap dan penuh tanjakan.

Untuk itu, pihaknya meminta semua pengendara waspada dan jika tidak menguasai medan sebaiknya jangan melintas di malam hari. Beni Indra