JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Mahfud MD: Pilkada Serentak 2020 Tak Munculkan Klaster Covid-19

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan atau Menkopolhukam Mahfud MD menyambangi Pulau Natuna, Kepulauan Riau pada Kamis (6/2/ 2020)/ tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 tidak sampai menimbulkan klaster baru Covid-19. Hal itu dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan,  Mahfud MD.

Sebagaimana diketahui, Pilkada diselenggarakan di 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

“Kami bersyukur berhasil mengatasi kekhawatiran, kecemasan yang dulu muncul ketika pilkada serentak ini akan dilaksanakan di dalam suasana covid,” ujar Mahfud dalam keterangan tertulis, Senin (14/12/2020).

Baca Juga :  Tengah Getol Usut Kasus Korupsi Bansos Covid-19, KPK Diserang dengan Isu Taliban

Sebelumnya, menurut Mahfud, banyak sekali masukan kepada pemerintah agar pilkada ditunda. Salah satunya prediksi akan timbulnya kluster baru jika pilkada tidak ditunda.

Namun, Mahfud mengatakan pemerintah harus mengambil keputusan dengan mempertimbangkan berbagai masukan masyarakat.

“Semua saran kami tampung, kami ajarkan protokol kesehatan dan alhamdulillah belum ada kasus bahwa kerumunan pilkada itu menjadi kluster baru. Apakah covid itu masih ada? Masih,” kata Mahfud.

Baca Juga :  Daerah Priangan Timur Diguncang Gempa, Guncangan Terasa Sampai di Garut dan Tasikmalaya

Mahfud juga mengapresiasi atas kepedulian masyarakat, baik yang setuju pilkada ditunda maupun yang setuju Pilkada 2020 tetap dilaksanakan.

Itu semua, menurut Mahfud, bukti kecintaan masyarakat terhadap bangsa ini.

“Tingkat partisipasi, alhamdulillah meningkat. Dulu partisipasi kita di pilkada serentak 2015 itu adalah 69,02 persen, sekarang naik menjadi 75,82 persen jauh lebih tinggi dari pemilihan yang ada di Amerika,” kata Mahfud.

www.tempo.co