JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Muktamar IX PPP Dapat Penghargaan Rekor Muri Indonesia, Alasannya?

Muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendapatkan pengharagaan museum rekor dunia Indonesia, sebagai Muktamar partai politik secara daring dengan peserta terbanyak. Tribunnews/ist

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Museum rekor dunia Indonesia (Muri) memberikan penghargaan kepada Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Penghargaan ini diberikan karena sebagai Muktamar partai politik secara daring dengan peserta terbanyak.

Dalam muktamar IX diikuti oleh sebanyak 1.698 peserta, yang hadir secara virtual.

Piagam penghargaan ini diberikan langsung oleh Triyono selaku senior menager museum rekor Dunia Indonesia dan diterima oleh Ketua Umum Terpilih Suharso Monoarfa.

Triyono menyampaikan, bahwa malam ini museum rekor Dunia Indonesia telah menjadi saksi pencatatan rekor baru yaitu muktamar partai politik secara daring dengan peserta terbanyak.

Baca Juga :  Sebagian Korban Banjir di Banjarmasin Belum Tersentuh Bantuan

“Muri memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh PPP di dalam masa pandemi ini, PPP dapat membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk terus berkaraya, PPP telah melakukan terobosan baru dengan melakukan pertemuan Akbar secara daring terbanyak,” kata Triyono di lokasi Muktamar IX PPP, Sabtu (19/12/2020).

Sementara, Ketua Umum terpilih Suharso Monoarfa mengatakan, dengan mendapatkan penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia, ini adalah bukti kalau PPP bukan partai masa lalu tapi partai masa depan.

Baca Juga :  DKI Jakarta Lagi-lagi Pecah Rekor, Dalam Sehari Terjadi Tambahan 3.792 Kasus Covid-19

“PPP membuktikan mampu beradaptasi dengan perkebangan teknologi, bisa memanfaatkan dengan baik teknologi informasi, ini bukti PPP telah menjelma menjadi partai yang bertransformasi dengan perkembangan zaman,” ujar Menteri Bappenas ini.

Diketahui Muktamar IX PPP dilaksanakan di 10 zona di seluruh provinsi di Indonesia, diantaranya; zona Medan, Padang, Palembang, Bogor, Tanggerang, Semarang, Surabaya, Samarinda, Makassar dan Manado.

www.tribunnews.com